oleh

Menakar Gagasan Calon Ketua Kadin Garut, Mana yang Anda Suka?

Oleh: Hendro Sugiarto

AKHIRNYA teka-teki siapa yang akan duduk menjadi ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut menggantikan H. Deden Sofyan mulai nampak. Hari Selasa (14/1/2020) merupakan hari terakhir pendaftaran calon ketua Kadin Garut, di mana yang tercatat hanya dua orang yang mendaftarkan diri.

Yudi Nugraha Lasminingrat, atau orang sering memanggil Bos Yudi Lasminingrat, adalah calon yang kali pertama mendaftar. Disusul oleh Agus Muttaqin Alfaz, atau orang lebih mengenal dengan nama Agus Alfaz.

Keduanya adalah kader terbaik Garut yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua Kadin. Keduanya akan ditetapkan oleh SC sebagai calon Ketua Kadin empat hari sebelum agenda musyawarah kabupaten (Muskab) Kadin VII, yaitu tanggal 18 Januari 2020.

Baca Juga:   Pandemi Covid-19 Membentuk Warga Negara Digital (Oleh: Dendi Nurwega)

Yudi mendaftarkan diri pada Kamis (9 Januari 2020), start dari Kantor Gapensi, diiringi bersama rombongan yang akan mendampingi daftar ke kantor Kadin di Jalan Terusan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul.

Kebetulan saat itu saya berada di kampus 2 STIE Yasa Anggana, rombongan yang mendampingi sangat antusias dan sangat banyak, terlihat dari mulai kantor Gapensi sampai depan gerbang kampus saya, rombongan mobil yang akan mengiringi pendaftaran Yudi Nugraha.

Berbeda dengan Agus Alfaz, dia hanya ditemani tiga orang, pada dua hari setelah Yudi mendaftar. Alasannya, karena Kadin baginya adalah rumahnya. Agus menjadi pengurus selama dua periode.

Baca Juga:   Kadin dan Tantangan Ekonomi Garut Kedepan, Jadilah Mata dan Telinga Rakyat

Di waktu pendaftaran, Yudi Nugraha menyampaikan kepada halayak dan menjanjikan akan dibangunnya kantor Kadin. Berbeda dengan Alfaz, dia akan melanjutkan estafeta kepemimpinan H Deden, dan berusaha membawa Kadin lebih baik lagi.

Gagasan para calon pun mulai bermunculan. Yudi menyampaikan sebuah gagasan tentang repositioning dan reorientasi Kadin kedepan dalam rangka menyesuaikan diri dengan zaman yang berbasis revolusi industri 4.0.

Berbeda dengan Alfaz, Senin (13/1/2020) kemarin dia menyampaikan gagasan berupa UMKM naik kelas. Dia menyampaikan ada sebuah keyword agar UMKM naik kelas yaitu, games changgers, MICE, tourism, trading, dan economic hub.

Baca Juga:   H. Usep Romli, Menulis Hingga Akhir Hayat Dikenang Hingga Akhir Zaman

Dia pun secara kongkret akan bekerja sama dengan PUM (Programma Uitzending Managers) Netherland, Belanda berkaitan pendampingan UMKM agar kelak UMKM di Garut naik kelas.

Masih ada waktu beberapa hari lagi menjelang pelaksanaan Muskab Kadin VII. Mari kita saksikan dan melihat gagasan-gagasan apalagi yang akan ditawarkan oleh dua kandidat calon ketua Kadin Garut kedepan. Semoga gagasan para kandidat tersebut bisa memberikan kemajuan bagi Kabupaten Garut, sesuai dengan tema Muskab Kadin VII. ***

(Penulis adalah SC Muskab Kadin Garut VII)

Komentar