Kesehatan

Satu Ambulans Puskesmas Cisewu Mogok, Pengantaran Pasien Nyaris Terganggu

×

Satu Ambulans Puskesmas Cisewu Mogok, Pengantaran Pasien Nyaris Terganggu

Sebarkan artikel ini
Mobil ambulans Puskesmas Cisewu yang mogok, terparkir di areal parkir ruang perawatan. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Satu dari dua mobil ambulans milik Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cisewu, mengalami kerusakan alias mogok. Akibatnya, pelayanan dalam pengantaran pasien di lembaga pelayanan kesehatan itu jadi terganggu.

Informasi yang didapat dari salah seorang karyawan Puskesmas Cisewu menyebutkan bahwa kerusakan mobil ambulans itu berada di bagian mesin. Mobil tidak bisa melaju kalau sedang berasa di jalan menanjak.

“Jangankan di tanjakan berat, sementara saat melaju di tanjakan ringan pun mobil sudah tidak kuat. Ketimbang terjadi kerusakan lebih parah, akhirnya mobil ambulans itu dikandangkan,” ujar salah seorang karyawan, Senin (5/8/2019).

Baca Juga:   Suara Genset Puskesmas Cisewu Bising, Warga Sekitar Merasa Terganggu

Pada hari Senin, memang mobil ambulans dimaksud, tampak terparkir di area parkir ruang perawatan Puskesmas Cisewu. Entah kenapa belum diperbaiki. Akan hal itu, GOSIPGARUT.ID belum mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen badan layanan usaha daerah (BLUD) tersebut.

Yang nampak hilir mudik melakukan pengantaran pasien saat itu hanya satu mobil ambulans yang berukuran agak besar. Nampak kewalahan kerjanya, sebab mobil tersebut harus melayani pengantaran pasien lebih dari satu. Jika saja para petugasnya tidak sigap untuk mencari solusi, bisa jadi pengantaran pasien jadi terabaikan.

Baca Juga:   Kembali Dilabur, Kini Kondisi Dinding Ruangan Puskesmas Cisewu Tampak Fresh

Saat itu kebetulah terdapat dua pasien kritis yang sama-sama harus segera dirujuk ke rumah sakit di Bandung. Sempat terjadi kebingungan untuk mengantar pasien tersebut. Pasalnya, mobil ambulans yang satunya lagi dalam kondisi yang tidak bisa dioperasikan.

Namun berkat kesigapan petugas, akhirnya kebingungan itu dapat terurai (teratasi), setelah petugas dimaksud menghubungi mobil ambulans milik lembaga lain (Kantor Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu) dan memintanya untuk segera mengantarkan pasien kritis tersebut. (Fj/Gun)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *