Berita

Pegunungan Garut Dilanda Cuaca Dingin, Pemkab Siapkan Selimut untuk Warga

×

Pegunungan Garut Dilanda Cuaca Dingin, Pemkab Siapkan Selimut untuk Warga

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Selimut penghangat cuaca dingin.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah menyiapkan sekitar tiga ribu selimut yang akan dibagikan kepada warga di kawasan pegunungan Garut untuk menghadapi cuaca dingin saat musim kemarau yang selama ini melanda Garut.

“Ada tiga ribuan selimut disiapkan pemda untuk mengantisipasi cuaca dingin,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).

Ia menuturkan, musim kemarau yang sudah terjadi sejak dua bulan lalu telah menyebabkan suhu di Garut menjadi lebih dingin daripada hari biasanya, sehingga membuat warga merasakan kedinginan, terutama di kawasan pegunungan Garut.

Baca Juga:   Pemkab Garut Tetapkan Wilayah Utara Sebagai Daerah Penghasil Jagung

Pemkab Garut, lanjut Rudy, menyediakan selimut sesuai dengan permintaan masyarakat Garut yang membutuhkan bantuan selimut untuk menghangatkan badan saat menghadapi musim dingin. “Di Garut itu bisa 15 derajat, sekarang saja suhunya 22 sampai 23 derajat, tapi dingin anginnya,” ujar dia.

Rudy menyampaikan, bantuan selimut itu sudah disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut yang siap diberikan kepada masyarakat yang membutuhkannya. “Selimutnya sudah disiapkan BPBD Garut, masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi BPBD,” katanya.

Baca Juga:   Pemkab Garut Sediakan Satu Juta Masker untuk Lawan Pandemi Corona

Bupati mengatakan, daerah yang suhunya lebih dingin daripada perkotaan Garut yakni kawasan kaki Gunung Cikuray di Kecamatan Cilawu, Bayongbong dan sekitarnya, Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler, Talaga Bodas di Kecamatan Pangatikan dan sekitarnya, kemudian Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan dan sekitarnya.

Terkait adanya masyarakat yang sakit karena suhu dingin, menurut Rudy, belum ada laporan dari masyarakat namun bila ada maka masyarakat bisa mendatangi langsung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. “Sampai sekarang belum ada laporan gangguan kesehatan karena cuaca ekstrem,” katanya.

Baca Juga:   Wabup Helmi: Pemkab Garut Segera Miliki Tiga Rumah Sakit Tipe D

Seorang warga Garut di kawasan perkotaan, Hendi mengatakan, sejak beberapa hari suhu di Garut lebih dingin dibandingkan hari-hari biasanya, sehingga setiap waktu terutama saat malam harus memakai jaket agar badan tetap hangat.

“Siang saja anginnya kencang, dingin, apalagi malam harus pakai jaket karena dingin,” ujar dia. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *