Kesehatan

Dinas Kesehatan Jabar Terjunkan Ribuan Petugas Kesehatan di Jalur Mudik

×

Dinas Kesehatan Jabar Terjunkan Ribuan Petugas Kesehatan di Jalur Mudik

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Petugas kesehatan.

GOSIPGARUT.ID — Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menerjunkan ribuan petugas kesehatan yang akan disiagakan untuk menghadapi arus mudik yang berpotensi mengakibatkan pemudik mengalami kelelahan.

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Rita Kartika, mengatakan para petugas kesehatan tersebut akan diterjunkan ke berbagai titik kemacetan sepekan sebelum Lebaran.

“Tidak bebeda jauh dari tahun kemarin, ada 4,759 perawat, untuk dokternya ada 1,123, kemudian sopir dan tenaga kesehatan lainnya itu 2,554 petugas,” kata Rita di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Sabtu (25/5/2019).

Berdasarkan data, RSHS pada tahun kemarin ada sebanyak 1,862 pasien yang diterima selama sepekan sebelum dan sesudah Lebaran. Rata-rata per harinya RSHS menerima 116 pasien dengan tiga diagnosa terbanyak adalah trauma kepala, dispepsia, dan hipertensi.

Baca Juga:   Jalur Mudik Alternatif Jabar Selatan Minim Sarana Prasarana

Rita juga mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk nantinya bisa memperbarui data sejumlah kecelakaan. Selain itu pihaknya juga, kata dia, akan bersiaga untuk mempersiapkan hal-hal lain seperti yang tidak terduga seperti bencana.

“Kemudian kita juga meminta mereka untuk update data tentang apa yang terjadi di posko-posko kesehatan, kita juga dari Dinkes melakukan monitoring evaluasi,” katanya.

Baca Juga:   AC Tak Berfungsi, Pasien di Ruang PONED Puskesmas Sukarame Harus Gunakan Kipas Angin

Selain itu, menurutnya pihak petugas kesehatan juga membutuhkan ambulans motor. Karena apabila terjadi kemacetan, kata dia, mobilitas ambulans mobil cukup terhambat.

“Kalau lagi macet, mau pake ambulans dengan sirine apapun akan susah, karena kita tahu sendiri daerah padat seperti Cipali,” ujar Rita.

Sementara itu Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Arios Bismark mengatakan pihak kepolisian juga menyiagakan petugas kesehatan saat melakukan patroli mudik.

“Karena kita terbatas personel, jadi kita laksanakan patroli biar bisa menjangkau, satu tim kita siapkan dokter dan perawat,” kata Arios.

Baca Juga:   Puskesmas di Tasikmalaya Disiagakan Antisipasi Penularan Hepatitis A

Dengan demikian ia mengimbau kepada para pemudik jangan melakukan kegiatan yang bisa menyebabkan kemacetan seperti berhenti di bahu jalan tol dan yang lainnya. Ia juga mengimbau kepada para petugas kesehatan untuk selalu menjaga kesehatannya sendiri.

“Sebagai petugas itu menjaga kesehatan diri sendiri dulu, gimana mau bekerja kalau kita sendiri tidak sehat. Saya juga mengimbau para pemudik untuk mengikuti aturan, jangan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menyebabkan kemacetan,” katanya. (Ant/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *