GOSIPGARUT.ID — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Rudi Setiawan meninjau langsung kesiapan Pos Terpadu GTC Limbangan di Kabupaten Garut, Minggu (15/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri.
Pos Terpadu GTC Limbangan merupakan salah satu titik strategis di jalur mudik wilayah Garut yang kerap dilalui kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur. Karena itu, kesiapan pengamanan di titik tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik.
Dalam kunjungannya, Kapolda Jabar memeriksa langsung kesiapan petugas gabungan yang bertugas di pos tersebut. Personel terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta sejumlah instansi terkait lainnya yang dilibatkan dalam pengamanan mudik.
Selain memastikan kesiapan personel dan fasilitas pos, Kapolda Jabar juga berdialog dengan para petugas serta memberikan arahan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal.
Pada kesempatan tersebut, Rudi Setiawan juga menyerahkan santunan kepada warga yang membutuhkan di sekitar lokasi sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, bantuan sosial turut disalurkan kepada sejumlah instansi yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik Lebaran.
Rudi berharap keberadaan Pos Terpadu di jalur utama Limbangan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di wilayah Garut.
“Melalui kesiapan personel dan fasilitas yang ada, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal sehingga situasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Selain sebagai pos pengamanan lalu lintas, Pos Terpadu Limbangan juga menyediakan berbagai layanan bagi pemudik, mulai dari informasi perjalanan, tempat beristirahat, hingga layanan kesehatan bagi pengendara yang membutuhkan. Dengan demikian, perjalanan masyarakat menuju kampung halaman diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. ***



.png)











