oleh

Bawaslu Garut Tertibkan 15 Baliho Kemenangan Pilpres di Tempat Strategis

GOSIPGARUT.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut menertibkan 15 atribut media, seperti baliho dan spanduk, yang menyampaikan kemenangan Pilpres 2019 di sejumlah tempat strategis, Kabupaten Garut untuk mengantisipasi munculnya gejolak masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Ada sekitar 15 (spanduk klaim kemenangan pilpres) yang telah kami turunkan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Garut Ipa Hafsiah, Kamis (9/5/2019).

Jajaran Bawaslu Garut dibantu Satpol PP sebagai eksekutor, kata dia, langsung terjun ke lokasi untuk membongkar atribut tersebut, bahkan karangan bunga ucapan kemenangan juga tidak boleh dipajang.

Baca Juga:   Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

“Tidak hanya spanduk, tetapi karangan bunga juga tidak boleh,” ujar Ipa.

Penertiban dan larangan atribut klaim kemenangan itu berdasarkan surat edaran dari Bawaslu RI dan diperkuat dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 dan PKPU Nomor 4 tentang Rekapitulasi dan Penetapan Pemilu.

Bahkan, lanjut dia, simpatisan maupun tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak boleh menyampaikan kemenangan, apalagi melakukan deklarasi kemenangan.

Baca Juga:   Jika Kembali Terpilih, Hj Uum Tetap Konsisten Perjuangkan DOB Garut Selatan

“Klaim kemenangan itu tidak boleh, baik dari pendukung nomor 01 maupun pendukung nomor 02,” kata Ipa.

Menurut dia, klaim kemenangan dapat dilakukan setelah ada keputusan tetap hasil penghitungan perolehan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang akan dilakukan pada tanggal 22 Mei 2019.

“Boleh dilakukan nanti setelah ada ketetapan dari KPU RI,” kata Ipa. (Ant/Fj)

Komentar

Berita Terkait