GOSIPGARUT.ID — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Garut, dukungan terhadap figur calon ketua terus mengemuka. Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra), Rd. H. Holil Aksan Umarzen, menyebut dua tokoh Garut, Aris Munandar dan Deden Sopian, sebagai figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk membawa Golkar kembali menjadi partai pemenang di Kabupaten Garut.
Menurut Holil, Musda merupakan momentum penting yang akan menentukan arah perjuangan Partai Golkar selama lima tahun ke depan. Karena itu, ia menilai proses pemilihan ketua tidak boleh didasarkan pada pertimbangan popularitas, kedekatan, maupun kekuatan modal semata.
“Golkar Garut jangan berspekulasi. Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang memahami organisasi, memiliki rekam jejak yang jelas, mampu menyatukan kader, dan mengerti kebutuhan masyarakat Garut,” kata Holil dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).
Holil menilai Deden Sopian memiliki pengalaman politik yang panjang dan memahami karakter masyarakat, khususnya di wilayah Garut Utara. Sementara Aris Munandar dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang teruji melalui perjalanan organisasi hingga dipercaya menjadi anggota bahkan ketua legislatif.
Menurut dia, pengalaman keduanya menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif sekaligus memperkuat posisi Partai Golkar di Kabupaten Garut.
“Aris Munandar dan Deden Sopian memiliki pengalaman, memahami organisasi, mengenal karakter masyarakat Garut, serta memiliki perspektif yang luas terhadap masa depan daerah,” ujarnya.
Selain rekam jejak, Holil juga menilai latar belakang keduanya sebagai tokoh dari kawasan Garut Utara memiliki makna strategis. Bersama Garut Selatan, wilayah tersebut selama ini dikenal aktif memperjuangkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Garut.
Ia menegaskan, pembangunan daerah harus dilakukan secara lebih adil dan inklusif. Menurutnya, semangat Garut Raya harus menjadi visi bersama yang menyatukan Garut Induk, Garut Utara, dan Garut Selatan dalam satu arah pembangunan.
“Golkar membutuhkan pemimpin yang bukan hanya mengejar kemenangan politik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi terhadap ketimpangan pembangunan, memperkuat persatuan kader, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada partai,” katanya.
Atas pertimbangan tersebut, Holil meyakini Aris Munandar dan Deden Sopian merupakan pasangan figur yang layak dipertimbangkan oleh para pemilik suara dalam Musda Golkar Garut.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta Musda agar menggunakan hak pilih secara objektif dengan mengedepankan kapasitas, integritas, rekam jejak, dan visi kepemimpinan.
“Jangan memilih karena kedekatan, jangan karena kepentingan sesaat, dan jangan karena tekanan. Musda hanya berlangsung sesaat, tetapi kepemimpinan yang dipilih akan menentukan perjalanan Golkar Garut selama lima tahun ke depan,” tuturnya.
Holil berharap Musda Golkar Garut dapat menghasilkan pemimpin yang mampu memperkuat soliditas internal partai sekaligus mengembalikan Golkar sebagai partai yang dicintai masyarakat dan kembali meraih kemenangan pada kontestasi politik mendatang. ***



.png)














