Politik

PPP Garut Punya Nahkoda Baru, Uu Ruzhanul Ulum Satukan Faksi dan Pesantren untuk Dongkrak Suara Partai

×

PPP Garut Punya Nahkoda Baru, Uu Ruzhanul Ulum Satukan Faksi dan Pesantren untuk Dongkrak Suara Partai

Sebarkan artikel ini
Penyerahan SK kepengurusan DPC PPP Garut dari ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, kepada Ketua DPC PPP Garut Ayi Suryana.

GOSIPGARUT.ID — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut resmi memiliki kepengurusan harian baru untuk masa bakti 2026-2031. Pembentukan struktur kepengurusan tersebut disebut menjadi titik temu berbagai faksi di internal partai sekaligus upaya memperkuat dukungan dari kalangan pesantren menjelang agenda politik mendatang.

Dalam susunan baru tersebut, Ayi Suryana dipercaya sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Garut. Ia akan didampingi Aji Muhammad Iqbal sebagai Sekretaris dan Hj. Intania Agus Hamdani sebagai Bendahara.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan terbentuknya kepengurusan baru merupakan hasil kesepakatan dan kesepahaman yang dibangun bersama sejumlah tokoh dan kelompok di tubuh PPP Garut.

Baca Juga:   Agus Hamdani Kembali Terpilih Sebagai Ketua PPP Garut Secara Aklamasi

Menurut Uu, proses penyatuan tersebut diprakarsai bersama Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Yudi Muhammad Aulia. Keduanya berasal dari lingkungan pesantren yang memiliki pengaruh kuat di Garut, yakni Pesantren Miftahul Huda dan Pesantren Musaddadiyah.

Keduanya pun mendorong kolaborasi antara kader partai dan kalangan pesantren sebagai strategi memperkuat basis dukungan PPP di Garut.

“Tujuannya untuk meraih dan memperkuat suara PPP dari kalangan pesantren. Karena itu perlu kolaborasi antara kader militan dan pesantren,” kata Uu dalam keterangannya yang diterima GOSIPGARUT.ID, Kamis (18/6/2026).

Ia menilai duet Ayi Suryana dan Aji Muhammad Iqbal merupakan kombinasi yang mampu menjembatani kepentingan organisasi partai dengan aspirasi kalangan pesantren yang selama ini menjadi salah satu basis penting PPP.

Baca Juga:   Wow... Sekitar 35 Ribu Orang Kunjungi Masjid Raya Al-Jabbar Tiap Akhir Pekan

“Yang paling ideal adalah Ayi dan Aji. Inilah kader terbaik PPP saat ini yang bisa kami hadirkan untuk melayani umat, kader PPP, dan pesantren,” ujarnya.

Lebih lanjut, Uu mengungkapkan bahwa hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Garut telah menghasilkan kesepahaman di antara berbagai kelompok internal partai. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan politik pada masa mendatang.

“Sudah ada kesepakatan dan kesepahaman antara faksi di Kabupaten Garut dalam hasil Muscab PPP Kabupaten Garut. Kami berharap dengan adanya kesepakatan ini, PPP di Kabupaten Garut semakin besar, semakin menambah kursi, dan mendapatkan tambahan simpati dari masyarakat,” kata dia.

Baca Juga:   Uu Ruzhanul Ulum Dampingi Menteri Koperasi dan UKM Tinjau Vaksinasi di Garut

Penguatan hubungan dengan kalangan pesantren menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru. Langkah itu dinilai sejalan dengan karakter sosial dan keagamaan masyarakat Garut yang memiliki kedekatan kuat dengan lingkungan pesantren.

Dengan berakhirnya proses Muscab dan terbentuknya kepengurusan baru, PPP Garut kini memasuki fase konsolidasi organisasi. Tantangan berikutnya adalah menjaga soliditas internal sekaligus menerjemahkan semangat persatuan tersebut menjadi peningkatan dukungan politik di tengah masyarakat. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *