GOSIPGARUT.ID — Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Garut menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI kian memanas. Bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, mengantongi dukungan dari sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK). Ia menilai gelombang dukungan tersebut sebagai bagian alami dari rotasi kepemimpinan organisasi.
Syakur menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan harus berfokus pada keberlanjutan program kerja sekaligus peningkatan kinerja partai. “Ketika di suatu organisasi ada perubahan kepemimpinan, itu hal yang biasa. Yang pertama harus dilanjutkan dan harus mencapai tujuan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Meski dukungan PK terus mengalir, Syakur enggan terburu-buru membicarakan peta kekuatan politik maupun komposisi kepengurusan mendatang. Ia memilih fokus menyelesaikan seluruh tahapan Musda XI secara prosedural sebelum melangkah ke agenda strategis lainnya.
Menurut Rektor Universitas Garut ini, penyusunan struktur organisasi sepenuhnya menjadi wewenang tim formatur yang akan dibentuk seusai Musda. Tim tersebut bertugas menjaring dan mengakomodasi seluruh aspirasi pemegang suara.
“Sekarang belum saatnya bicara itu. Sekarang jalankan dulu Musdanya. Nanti ada dibentuk formatur yang akan mencoba mengakomodasi semua keinginan dan harapan dari semua orang yang mendukung,” katanya.
Mengenai sokongan dari tingkatan kecamatan, Syakur memandangnya sebagai tanggung jawab politik yang mendasar. Namun, ia juga mengingatkan seluruh kader agar siap menghadapi riak-riak politik pasca-musyawarah dengan bijak.
“Semua dukungan itu adalah amanat. Setelah Musda tentu akan ada dinamika yang perlu disikapi dengan dewasa,” tutur Syakur.
Musda XI Partai Golkar Kabupaten Garut menjadi arena krusial penentu arah kebijakan dan konsolidasi partai di tingkat daerah. Proses pasca-musyawarah diprediksi menjadi ujian soliditas bagi Golkar Garut dalam menyatukan faksi dan menentukan arah kepengurusan periode berikutnya.
Bagi Syakur, kepatuhan pada mekanisme organisasi tetap menjadi prioritas utama sebelum mengeksekusi langkah politik selanjutnya. (Yuyus/Fj)



























