GOSIPGARUT.ID — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Garut tidak hanya berfungsi sebagai kantor partai, tetapi juga menjadi pusat pelayanan masyarakat. Salah satu layanan yang disiapkan adalah pendampingan bagi warga yang mengalami persoalan ijazah ditahan oleh sekolah karena tunggakan biaya pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Propaganda dan Advokasi Publik DPP PSI, Furqon AMC, saat menjelaskan peran sekretariat baru DPD PSI Garut. Menurut dia, keberadaan sekretariat diharapkan mampu memperkuat pengabdian kader PSI sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Furqon mengatakan dirinya mendapat mandat dari DPP PSI untuk mengawal daerah pemilihan (Dapil) DPR RI di Kabupaten Garut. Melalui sekretariat tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan pendampingan, mulai dari isu pendidikan hingga persoalan pelayanan publik lainnya.
Salah satu isu yang menjadi perhatian PSI adalah masih adanya siswa maupun alumni yang tidak dapat mengambil ijazah karena terkendala tunggakan biaya sekolah, seperti iuran pendidikan, seragam, buku, hingga biaya praktikum. Menurut Furqon, persoalan tersebut dapat berdampak pada masa depan seseorang karena menghambat proses melamar pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kalau ada masyarakat Garut yang ijazahnya ditahan sehingga tidak bisa melamar pekerjaan atau melanjutkan kuliah, silakan datang ke sekretariat. Kami akan mendampingi untuk memperjuangkan hak mereka. Itu sudah menjadi bagian dari perjuangan PSI sejak bertahun-tahun lalu, khususnya di Jawa Barat,” ujar Furqon.
Selain membuka layanan pengaduan masyarakat, sekretariat DPD PSI Garut juga akan difungsikan sebagai ruang kolaborasi bagi berbagai elemen masyarakat. PSI ingin menghadirkan tempat yang terbuka untuk berdiskusi, bertukar gagasan, sekaligus merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan daerah.
Furqon menjelaskan, pihaknya akan mengundang berbagai komunitas, mulai dari kalangan anak muda, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, buruh, mahasiswa, hingga organisasi kemasyarakatan untuk memanfaatkan sekretariat sebagai rumah bersama.
Menurut dia, semakin banyak aspirasi yang dihimpun dari masyarakat, semakin besar peluang bagi PSI untuk memperjuangkannya melalui jalur politik maupun advokasi kebijakan.
“Kami ingin kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat. Sekretariat ini akan menjadi episentrum kehadiran PSI di Garut, tempat menyerap inspirasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Furqon mengungkapkan bahwa PSI terus memperkuat struktur organisasinya di Jawa Barat. Selain kantor DPD di tingkat kabupaten, sebagian besar Dewan Pimpinan Tingkat Kecamatan (DTC) juga telah memiliki sekretariat, baik yang berdiri secara mandiri maupun memanfaatkan rumah pengurus sebagai pusat kegiatan.
Dengan penguatan jaringan organisasi hingga tingkat kecamatan, PSI berharap pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih dekat, cepat, dan mudah diakses. Partai juga menargetkan sekretariat di Garut menjadi ruang yang aktif digunakan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh pendampingan atas persoalan yang dihadapi. (Yuyus)



.png)


















