Berita

Nasib Korwil Pendidikan di Garut Masih Menggantung, Bupati Syakur: Bisa Diganti, Bisa Dihapus Sekalian

×

Nasib Korwil Pendidikan di Garut Masih Menggantung, Bupati Syakur: Bisa Diganti, Bisa Dihapus Sekalian

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

GOSIPGARUT.ID — Nasib para Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan di Kabupaten Garut hingga kini masih belum jelas. Sejak dibebastugaskan sementara, posisi strategis di tingkat kecamatan itu belum mendapat kepastian apakah akan dipertahankan, diganti, atau bahkan dihapus sepenuhnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengakui bahwa kebijakan terkait kelanjutan jabatan Korwil pendidikan masih dalam tahap evaluasi menyeluruh. Pemerintah daerah, kata dia, tengah menimbang berbagai aspek, termasuk efektivitas peran Korwil dalam sistem tata kelola pendidikan daerah.

“Kelanjutan korwil ya lagi dievaluasi. Kita lagi evaluasi, kemudian kemarin sudah ada masukan-masukan lagi,” ujar Syakur kepada wartawan di Komplek Pendopo Garut, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga:   Duh, Kematian Akibat Covid-19 di Garut Meluas di 41 Kecamatan

Syakur menyebut, berbagai masukan dari kalangan internal Dinas Pendidikan maupun pihak eksternal terus diterima. Evaluasi tersebut, lanjutnya, dilakukan agar keputusan yang diambil nantinya tidak hanya administratif, tetapi juga berdampak positif bagi mutu pelayanan pendidikan di Garut.

Bupati menegaskan, keputusan akhir soal nasib Korwil akan diumumkan dalam satu hingga dua pekan ke depan.

Baca Juga:   Dua Pelaku Curanmor di Garut Dibekuk Polisi, Salah Satunya Oknum Satpam

“Nanti kita akan perkuatlah minggu-minggu depan atau dua minggu lagi, apakah diganti orangnya atau mungkin sama sekali ditiadakan,” ungkapnya.

Kebijakan ini menjadi sorotan karena Korwil selama ini berperan penting dalam mengkoordinasikan sekolah-sekolah dasar di tingkat kecamatan. Banyak pihak menilai, kekosongan peran Korwil dapat berpengaruh terhadap efektivitas supervisi dan komunikasi antara Dinas Pendidikan dan sekolah di lapangan.

Di sisi lain, muncul pula pandangan bahwa struktur Korwil perlu disesuaikan dengan arah reformasi birokrasi agar lebih efisien dan tidak tumpang tindih dengan peran pengawas sekolah.

Baca Juga:   Meski Naik, Gaji Honorer dan TKK di Garut Masih di Bawah UMK

Dengan waktu keputusan yang semakin dekat, para mantan Korwil kini hanya bisa menunggu. Apakah jabatan mereka akan direstrukturisasi atau dihapus sepenuhnya, semuanya tergantung hasil evaluasi yang tengah disiapkan Bupati Garut bersama timnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *