Jawa Barat

Pemprov Jabar Ambil Alih Tuan Rumah MTQ 2027, Ajang Tilawah Dipastikan Tetap Digelar Awal Tahun Depan

×

Pemprov Jabar Ambil Alih Tuan Rumah MTQ 2027, Ajang Tilawah Dipastikan Tetap Digelar Awal Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jawa Barat, Asep Sukmana

GOSIPGARUT.ID — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Barat dipastikan tetap digelar pada awal 2027. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi mengambil alih peran sebagai tuan rumah setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyatakan tidak dapat menyelenggarakan ajang tersebut karena keterbatasan anggaran.

Kepastian itu disampaikan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Barat, Asep Sukmana. Menurut dia, informasi resmi mengenai kelanjutan penyelenggaraan MTQ telah disampaikan kepada seluruh Ketua LPTQ kabupaten/kota se-Jawa Barat pada Minggu (2/8/2026).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ Jabar,” ujar Asep, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga:   Pemprov Jabar Sudah Mendeteksi Paguyuban Tunggal Rahayu Sejak 2017

Asep mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemprov Jawa Barat untuk memastikan agenda tersebut tetap terlaksana. Menurutnya, MTQ memiliki peran penting tidak hanya sebagai ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Ia menambahkan, MTQ juga menjadi media dakwah Islam yang mampu mempererat ukhuwah atau persaudaraan antardaerah di Jawa Barat melalui semangat kebersamaan dan pembinaan prestasi di bidang tilawah Al-Qur’an.

Berdasarkan rencana yang telah disusun, pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat 2027 akan dilaksanakan di Gedung Sate, Kota Bandung. Sementara itu, acara penutupan dijadwalkan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Siapkan Dana Insentif Tambahan bagi Para Camat yang Sukses Lakukan Ini

Sebelumnya, penyelenggaraan MTQ Jawa Barat sempat berada dalam ketidakpastian setelah Pemkab Garut memutuskan mundur sebagai tuan rumah. Keputusan tersebut diambil karena kondisi fiskal daerah dinilai belum memungkinkan untuk membiayai seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan berskala provinsi tersebut.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan memahami kondisi keuangan yang dihadapi Pemkab Garut. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat penyelenggaraan agenda keagamaan yang memiliki nilai strategis bagi pembinaan umat.

Karena itu, Pemprov Jawa Barat memutuskan mengambil alih penyelenggaraan agar MTQ tetap dapat berlangsung sesuai jadwal. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga keberlangsungan syiar Islam dan pembinaan qari, qariah, hafiz, serta hafizah di Jawa Barat.

Baca Juga:   Aduan Dibalas Mie Kocok, Cara Unik Pemprov Jabar Hangatkan Hubungan dengan Rakyat di Gedung Sate

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, juga mengingatkan agar seluruh tahapan pelaksanaan MTQ, terutama proses penjurian, dilaksanakan secara jujur, profesional, dan transparan. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin tidak hanya dalam bacaan para peserta, tetapi juga dalam integritas seluruh penyelenggara sehingga hasil kompetisi dapat diterima oleh semua pihak. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *