GOSIPGARUT.ID — Cuaca ekstrem masih membayangi Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat akan terus mengguyur sebagian besar wilayah Jabar pada periode 13–20 September 2025.
Fenomena ini dipicu suhu muka laut yang menghangat di sekitar perairan Indonesia, pergerakan gelombang atmosfer Rossby Equatorial, hingga kondisi atmosfer yang semakin labil.
“Faktor-faktor tersebut memicu potensi hujan deras disertai petir dan angin kencang di banyak wilayah Jabar,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, Minggu (14/9/2025).
BMKG merinci, hujan lebat berpotensi terjadi di Bogor, Cianjur, Sukabumi, dan Bandung pada Selasa (16/9/2025). Sementara Banjar, Tasikmalaya, Bekasi, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Garut, Cimahi, hingga Pangandaran diperkirakan dilanda hujan sedang.
Untuk Bandung Raya, pagi hari diprediksi cerah berawan, namun siang hingga malam berpotensi hujan ringan hingga lebat. Suhu berkisar 18–31°C dengan kelembapan 60–90 persen.
BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir, genangan, dan tanah longsor. Selain itu, cuaca yang fluktuatif — pagi dingin, siang terik, malam hujan — juga bisa berdampak pada kesehatan.
“Jangan lupa pantau terus informasi resmi cuaca dari BMKG,” ujar Ayyu. ***



.png)











