GOSIPGARUT.ID — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, memicu tanah longsor yang menutup total akses jalan penghubung Desa Cintadamai dan Desa Sukajaya, Sabtu (14/2/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun jalur desa untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan.
Longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Cirenceng RT 01 RW 07, Desa Cintadamai. Material tanah dan bebatuan dari tebing di sisi jalan menimbun seluruh badan jalan sehingga memutus akses transportasi warga antar desa.
Kapolsek Cisurupan AKP Yulius Siswantoro mengatakan, peristiwa dipicu intensitas hujan tinggi yang turun sejak sore hari. Kondisi tanah yang labil menyebabkan pergerakan tanah hingga akhirnya longsor menutup jalan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material masih dalam proses pendataan,” ujar Yulius.
Sesaat setelah kejadian, jajaran Polsek Cisurupan bersama unsur pemerintah dan masyarakat langsung turun ke lokasi. Petugas menutup sementara akses jalan guna mencegah risiko kecelakaan serta mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.
Koordinasi dilakukan dengan pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Garut untuk mempercepat proses penanganan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor, dibantu warga setempat.
Sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain Camat Sukaresmi, Kapolsubsektor Sukaresmi, Babinsa Desa Cintadamai, Dinas PUPR Kabupaten Garut, pemerintah desa, serta masyarakat.
Hingga Sabtu malam, proses pembersihan masih berlangsung. Akses jalan akan dibuka kembali setelah kondisi dinyatakan aman dilalui kendaraan. Pemerintah setempat juga mengingatkan warga di wilayah rawan bencana agar tetap waspada selama musim hujan berlangsung. ***



.png)















