Berita

Seleksi Pimpinan Baznas Garut Masuk Tahap Akhir, Bupati Konsultasi ke Pusat

×

Seleksi Pimpinan Baznas Garut Masuk Tahap Akhir, Bupati Konsultasi ke Pusat

Sebarkan artikel ini
Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

GOSIPGARUT.ID — ​Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut periode 2026–2031 resmi memasuki babak akhir. Sebanyak 10 kandidat dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi awal dan kini menunggu penyaringan akhir untuk menentukan lima pimpinan definitif.

​Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan proses penetapan tidak bakal berjalan secara sepihak. Sebelum lima nama dipilih, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin akan melakukan konsultasi intensif dengan Baznas Provinsi Jawa Barat serta Baznas Pusat.

​”Profesional, Baznas itu sudah 10. Nanti lima itu ditentukan oleh Baznas Pusat atau SK-nya saya sebagai Bupati. Makanya ke depan kita konsultasikan dengan Baznas Provinsi dan Pusat,” ujar Syakur, Jumat, 11 September 2026.

Baca Juga:   Dana Zakat di Garut Dipastikan Tidak Ada Irisan dengan Partai Politik

​Mekanisme dan Target Pelantikan

​Tahap konsultasi ini menjadi variabel krusial untuk menguji rekam jejak, kapasitas, dan integritas para calon. Hasil pembahasan bersama jajaran pimpinan Baznas di tingkat provinsi dan pusat akan dijadikan bahan pertimbangan utama sebelum Surat Keputusan (SK) penetapan diterbitkan oleh Bupati.

​Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses koordinasi ini rampung dalam beberapa pekan ke depan. Penetapan resmi lima pimpinan Baznas Kabupaten Garut dijadwalkan berlangsung pada awal November mendatang.

Baca Juga:   Zakat Fitrah di Garut Sebesar Rp41.250 per Jiwa atau Rp16.500 per Kilogram Beras Premium

​Syakur menekankan pentingnya independensi dan objektivitas dalam menentukan figur yang memimpin lembaga pengelola dana umat tersebut. “Ketika diskusi, beliau juga nanti kita akan menetapkan lima,” tuturnya.

​Tantangan Pengelolaan Zakat Daerah

​Seleksi pimpinan Baznas Garut periode ini menjadi sorotan publik mengingat besarnya potensi zakat, infak, dan sedekah di wilayah tersebut yang belum tergarap optimal. Pengelolaan transparan dan profesional menjadi syarat mutlak agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini tetap terjaga.

​Pemerintah Kabupaten Garut berharap lima nama terpilih kelak mampu menghadirkan terobosan dalam penghimpunan maupun penyaluran dana zakat. Selain dituntut akuntabel, pimpinan baru diharapkan bisa menyelaraskan program Baznas dengan upaya pengentasan kemiskinan daerah.

Baca Juga:   Pemuda di Pelosok Garut Gelar Aksi Sosial untuk Pengunjung Pasar Desa

​Dengan tersisa 10 nama di meja panitia seleksi, keputusan akhir kini berada di tangan Bupati setelah mengantongi rekomendasi dari Baznas Pusat. Publik Garut menunggu hadirnya jajaran pimpinan yang bersih dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Yuyus)

Yanti
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
BGN 1
previous arrow
next arrow
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *