GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kembali menyoroti peran penting perempuan dalam perekonomian daerah. Kali ini, ia menegaskan bahwa perempuan tidak hanya harus tangguh dalam keluarga, tetapi juga mampu menjadi “storyteller” andal dalam mengembangkan usaha.
Pesan itu disampaikan saat dirinya membuka Pelatihan Keterampilan Storytelling dan Pitching bagi Pelaku Usaha Perempuan, yang digelar di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (23/10/2025).
Pelatihan yang diikuti oleh 30 peserta terpilih ini bertujuan membekali wirausahawan perempuan dengan kemampuan berkomunikasi efektif, khususnya dalam menarik minat investor dan memperluas jejaring bisnis.
“Perempuan-perempuan di dalam keluarganya harus hebat, di luar itu pun harus hebat,” ujar Putri Karlina dengan nada tegas namun penuh semangat.
Ia menilai, kemampuan komunikasi dan penyampaian ide bisnis secara meyakinkan merupakan kunci penting bagi pelaku usaha perempuan agar produknya tidak hanya bagus, tetapi juga dikenal luas.
“Kadang orang hanya fokus membuat produk, tapi belum bisa memasarkan atau belum memperhatikan kualitas dan kaidah produk unggulan. Nah, di sini kami bantu lewat pelatihan,” jelasnya.
Putri menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen terus memberi ruang bagi perempuan pelaku usaha, baik lewat peningkatan kompetensi maupun kemudahan perizinan bagi produk potensial.
“Bisnis itu bukan sekadar jualan, tapi cara perempuan meningkatkan kualitas hidup. Pemerintah tentu akan mendukung penuh,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Garut Creativepreneur Community (GCC), Sri Mulyaningsih, yang juga menjadi ketua penyelenggara kegiatan, mengungkapkan antusiasme luar biasa dari kalangan wirausaha perempuan.
Dari total 98 pendaftar, hanya 30 orang yang dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan motivasi dan relevansi usaha mereka. “Pendaftaran bahkan kami tutup dalam dua hari karena animo peserta sangat tinggi,” ungkap Sri.
Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya soal teori, tetapi juga tentang mengasah kepercayaan diri agar pelaku usaha mampu “bercerita” tentang produk mereka dengan meyakinkan di hadapan calon investor maupun konsumen.
“Jangan disimpan sendiri. Ceritakan, bagikan, dan tunjukkan keunikan produk kita,” kata Sri menutup sesi pelatihan dengan pesan inspiratif.
Dengan dukungan pemerintah dan komunitas kreatif, Garut mulai menegaskan diri sebagai daerah yang ramah bagi wirausahawan perempuan—bukan hanya yang bisa membuat produk hebat, tapi juga bisa menceritakan kisah hebat di baliknya. ***



.png)











