Berita

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cimanuk Garut, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Pidana

×

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cimanuk Garut, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Pidana

Sebarkan artikel ini
Tempat ditemukannya mayat bayi mengapung di Sungai Cimanuk Garut.

GOSIPGARUT.ID — Warga Kampung Urug, Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang bayi laki-laki di pinggir aliran Sungai Cimanuk, Kamis (23/10/2025) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Penemuan mengerikan itu pertama kali diketahui oleh Nana (40), warga setempat, saat sedang mencari alat pancingnya yang hilang sejak malam sebelumnya. Ketika menyusuri tepian sungai, Nana melihat benda mencurigakan menyerupai boneka yang mengapung di permukaan air.

Namun begitu didekati, ia mencium bau menyengat dan mendapati bahwa benda itu ternyata jasad bayi laki-laki. “Awalnya saya kira boneka, tapi setelah dekat ternyata mayat bayi. Saya langsung lapor ke ketua RT dan diteruskan ke Polsek Bayongbong,” ujar Nana kepada wartawan.

Baca Juga:   Uang WO Tak Sampai ke Vendor, Belasan Calon Pengantin di Garut Terancam Gagal Resepsi

Warga lainnya, Amar (64), ikut membantu mengevakuasi jasad bayi ke tepi sungai agar tidak terbawa arus sebelum petugas datang.

Kapolsek Bayongbong AKP Gopar Suryadi Mulya membenarkan adanya penemuan tersebut. “Setelah menerima laporan dari warga, anggota kami bersama tim medis Puskesmas Cilimus dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Garut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti,” kata dia dalam keterangannya, Kamis siang.

Baca Juga:   Duh, Sebanyak 75 Bacaleg di Garut Dinyatakan Gugur Karena Tidak Memenuhi Syarat

Hingga saat ini, penyebab kematian bayi tersebut masih diselidiki, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana. Polisi tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian dan menelusuri siapa orang tua bayi tersebut.

Jasad bayi kini telah dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Gopar Suryadi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan.

Baca Juga:   Besaran Zakat Fitrah di Garut Ditetapkan 3,8 Liter Beras Senilai Rp30 Ribu

“Kami mengajak warga untuk proaktif memberikan informasi. Semua dugaan masih kami dalami dengan hati-hati,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus tragis yang melibatkan pembuangan bayi di wilayah Garut. Polisi memastikan akan mengusut tuntas kejadian tersebut demi memberi keadilan bagi korban kecil yang tak berdosa. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *