Hukum

Polda Jabar Periksa Saksi Tragedi Pesta Pernikahan Putra Gubernur, EO hingga Polisi Dipanggil

×

Polda Jabar Periksa Saksi Tragedi Pesta Pernikahan Putra Gubernur, EO hingga Polisi Dipanggil

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan.

GOSIPGARUT.ID — Penyelidikan tragedi pesta pernikahan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memasuki babak baru. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar mulai memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk anggota kepolisian, pejabat Pemkab Garut, pihak event organizer (EO), dan warga sekitar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan pemeriksaan dilakukan sejak Rabu (23/7/2025). “Hari ini kita mengagendakan panggilan untuk beberapa pihak. Ada anggota internal kepolisian, Pemda Garut, EO, dan juga warga yang dinilai bisa memperkuat konstruksi hukum terkait peristiwa tersebut,” kata Hendra kepada wartawan.

Menurut Hendra, saksi yang diperiksa adalah mereka yang mengetahui proses perencanaan hingga jalannya pesta pernikahan yang berujung maut itu. “EO ada dua orang, dari pihak pemerintah ada dua juga, internal kepolisian empat orang, dan untuk masyarakat masih kita jajaki,” jelasnya.

Baca Juga:   GIPS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jembatan PUPR Garut ke Polda Jabar

Tragedi itu terjadi saat ribuan warga memadati Lapangan Oto Iskandardinata, Garut, pada Jumat (18/7/2025) dalam rangkaian pesta pernikahan Maula Akbar, putra Gubernur Dedi Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina. Tiga orang tewas, salah satunya anggota polisi, sementara belasan lainnya luka-luka akibat desakan massa.

Kasus ini sebelumnya ditangani Polres Garut yang telah memeriksa 11 saksi. Namun, kini penyelidikan resmi diambil alih Polda Jabar. “Kita akan dalami penyebab pasti kerumunan yang berujung korban jiwa. Semua pihak yang terkait akan kami periksa,” tegas Hendra.

Baca Juga:   Polda Jabar Akan Akomodasi Jika Ada Warga yang Jadi Korban Penipuan Doni Salmanan

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan siap dimintai keterangan. Ia menegaskan kesetaraan di hadapan hukum. “Enggak ada masalah. Semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan. Saya enggak ada masalah,” ujarnya di Bandung, Sabtu (19/7/2025). Dedi juga menyebut dirinya bertanggung jawab atas kejadian ini.

Baca Juga:   Polda Jabar Beri Sinyalemen Kemungkinan Lakukan Penyidikan Penyebab Banjir Bandang di Garut

Sejoli Maula dan Putri Karlina pun menyatakan kesediaan diperiksa polisi. “Kalau saya harus diperiksa, saya pasti akan diperiksa. Saya sepenuhnya menyerahkan kepada pihak berwenang,” kata Putri dalam konferensi pers di rumah dinas Wakil Bupati Garut.

Polda Jabar menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan transparan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam pengamanan acara yang menewaskan tiga orang itu. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *