GOSIPGARUT.ID — Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, resmi melaporkan upaya penipuan yang mencatut namanya ke Polres Garut. Penipuan tersebut dilakukan oleh seseorang yang mengaku bernama Angga dan mengklaim sebagai staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pertanian Garut.
Dalam keterangannya, Haeruman menyebutkan bahwa pelaku menggunakan modus menghubungi sejumlah pihak melalui aplikasi WhatsApp, lalu meminta uang dengan dalih diperintah langsung oleh Kepala Dinas.
“Aksi ini sangat meresahkan dan telah mencederai kredibilitas institusi kami. Kami sudah melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Garut untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ujar Haeruman, Selasa (5/8/2025).
Pelaku disebut menggunakan beberapa nomor berbeda, yakni:
1. +62 825-2856-6933
2. +62 638-202-201
3. +62 813-2877-1196
4. +62 813-1300-0210
Dengan nomor-nomor tersebut, pelaku mencoba mengelabui target dengan menyebut bahwa mereka adalah staf internal yang ditugaskan oleh Haeruman untuk mengurus sejumlah kegiatan, lalu meminta transfer uang secara langsung.
“Ini jelas tindakan kriminal. Kami khawatir jika tidak segera ditangani, akan ada korban-korban lainnya, termasuk kepala desa atau mitra kerja kami yang percaya begitu saja,” imbuh Haeruman.
Ia mengimbau masyarakat dan seluruh stakeholder di lingkungan pertanian Garut agar waspada terhadap pesan-pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Dinas Pertanian, terutama jika berujung pada permintaan uang.
Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga meminta agar siapa pun yang menerima pesan semacam ini segera melapor ke pihak berwajib atau menghubungi kantor Dinas Pertanian secara langsung untuk verifikasi.
“Jangan pernah melakukan transaksi keuangan atas permintaan yang tidak resmi dan tidak bisa diverifikasi,” tegas Haeruman.
Pihak Polres Garut hingga saat ini masih menelusuri laporan yang masuk dan diharapkan bisa segera mengungkap identitas pelaku agar tidak semakin banyak korban berjatuhan. ***



.png)











