Jawa Barat

Jalan Poros Cimahi–Cikarang–Pamalayan Garut Bakal Dibangun pada 2026, Akses Warga dan Distribusi Hasil Pertanian Jadi Prioritas

×

Jalan Poros Cimahi–Cikarang–Pamalayan Garut Bakal Dibangun pada 2026, Akses Warga dan Distribusi Hasil Pertanian Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Jalan poros Cimahi (Kecamatan Caringin) -- Cikarang -- Pamalayan (Kecamatan Cisewu) Kabupaten Garut sepanjang 24,1 kilometer.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan pembangunan Jalan Poros Cimahi–Cikarang–Pamalayan pada 2026 setelah hasil survei menunjukkan sebagian ruas jalan masih mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Infrastruktur ini diprioritaskan karena menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian di wilayah selatan Garut.

Survei lapangan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM Desa) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, serta pemerintah desa. Kegiatan tersebut dipublikasikan melalui unggahan video resmi DPM Desa Provinsi Jawa Barat.

Jalan poros sepanjang 27 kilometer itu menghubungkan wilayah Cimahi, Cikarang, hingga Pamalayan. Selain menghubungkan antardesa dan antarkecamatan, ruas jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, serta jalur distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan hutan produksi.

Baca Juga:   Puluhan Santri dan Guru di Garut Diduga Keracunan Usai Santap Makanan MBG, Korban Terus Bertambah

Hasil survei menunjukkan kondisi jalan belum sepenuhnya layak. Di sejumlah titik masih ditemukan kerusakan yang memerlukan penanganan, sehingga pemerintah menyusun rencana pembangunan secara bertahap pada tahun depan.

Pada 2026, Dinas PUPR Kabupaten Garut direncanakan membangun sepanjang 2,5 kilometer, sedangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menangani 16,1 kilometer. Dengan demikian, total ruas yang akan dibangun mencapai 18,6 kilometer.

Baca Juga:   Sebanyak 105 Kuota CPNS Garut Tidak Terisi, Apa Alasannya?

DPM Desa Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga menjadi pengungkit aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“Jalan yang baik bukan hanya memudahkan perjalanan, tapi juga membuka akses dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” demikian keterangan DPM Desa Provinsi Jawa Barat dalam video yang diunggah melalui media sosial resminya.

Pemerintah berharap pendataan yang akurat melalui survei lapangan dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa juga dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Baca Juga:   Perubahan Nama Provinsi Jabar Tak Terlalu Urgen, Lebih Baik Pemekaran Wilayah

Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, Jalan Poros Cimahi–Cikarang–Pamalayan diharapkan mampu menghadirkan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Perbaikan jalan ini juga diproyeksikan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Garut yang selama ini sangat bergantung pada konektivitas antarwilayah. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *