Berita

Pemkab Garut Pakai Dana Rp2 Miliar Hadiah dari Kemenkeu untuk Operasi Beras Murah

×

Pemkab Garut Pakai Dana Rp2 Miliar Hadiah dari Kemenkeu untuk Operasi Beras Murah

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Dana anggaran.

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan mengatan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menganggarkan Rp2 miliar untuk kegiatan operasi beras murah dalam rangka meringankan beban ekonomi masyarakat agar bisa membeli beras lebih murah sekaligus mengendalikan harga di pasaran.

Ia menuturkan alokasi anggaran itu bersumber dari hadiah yang diberikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rp10 miliar kepada Pemkab Garut karena telah berhasil menekan laju pertumbuhan inflasi.

“Jadi ada Rp2 miliar yang akan digunakan operasi pasar yang mungkin sekarang setelah ada perubahan ini, operasi pasar Rp2 miliar ya,” kata Rudy Gunawan kepada wartawan, Senin (5/9/2023).

Baca Juga:   Restoran Cepat Saji di Salah Satu Mall Garut Bayar Pajak Hingga Rp1 Miliar

Ia menjelaskan, hadiah dari Kemenkeu sebesar Rp10 miliar itu, sebesar Rp2 miliar siap dialokasikan untuk operasi pasar murah yang diprioritaskan khusus pengadaan beras.

“Dari dana yang kemarin kita dapatkan menurunkan inflasi, tapi untuk beras saja sekitar Rp2 miliar karena sekarang yang butuh itu adalah beras,” ujar Rudy.

Ia menyampaikan pasokan beras di Garut dipastikan aman terpenuhi meskipun dilaporkan ada kenaikan harga di pasaran.

Baca Juga:   Hindari Kerumunan, Kades Cisewu Bagikan BLT Rp300 Ribu dari Pintu ke Pintu

Rudy berharap upaya pemerintah yang mengucurkan dana sebesar Rp2 miliar, kemudian nanti bisa juga dikucurkan dari biaya tak terduga bisa membantu masyarakat membeli beras berkualitas dengan harga Rp6 ribu per kg.

“Bisa, kita bisa beli beras Rp6 ribu, ya mungkin sekarang dari bantuan tidak tunai atau BTT ada, kita lihat,” ucapnya.

Rudy menambahkan selain operasi pasar, Pemkab Garut juga menyiapkan program bantuan beras untuk masyarakat miskin yang bisa disalurkan dalam waktu tertentu, seperti dalam waktu dekat ini akan disiapkan 5 ton beras.

Baca Juga:   11 Anak Yatim Dikhitan dalam Perayaan Maulid Nabi di Garumukti Pamulihan

Pemkab Garut, kata dia, tidak mengumumkan secara terbuka terkait beras bantuan untuk masyarakat miskin karena khawatir adanya oknum yang memanfaatkan untuk kepentingan politik dalam program itu. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *