Kesehatan

Masih Ada 10 Ribu Anak di Garut Alami Stunting Meski Kasusnya Terus Menurun

×

Masih Ada 10 Ribu Anak di Garut Alami Stunting Meski Kasusnya Terus Menurun

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Penanganan stunting.

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Helmi Budiman mengatakan bahwa saat ini sekitar 10 ribu anak di Kabupaten Garut masih mengalami stunting. Walau begitu, secara umum angka tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

“Kasus yang stunting yang di dalamnya ada juga gizi buruk dari tahun ke tahun, dari 6,4 persen, kemudian 5 koma sekian persen, dan sekarang 4,8 persen,” kata dia, belum lama ini.

Menurut Helmi, untuk 10 ribuan anak yang masih mengalami stunting tersebar di 42 kecamatan. Dia mengaku sudah mengingatkan para camat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut untuk selalu meninjau langsung kondisi perkembangannya.

Baca Juga:   Layani Warga Miskin, Puskesmas Cihurip Kunjungi Rumah dan Jemput Bola Pasien

“Anak-anak yang mengalami stunting memang membutuhkan perhatian khusus. Dengan begitu, persoalan stunting di Kabupaten Garut bisa terus ditekan seminimal mungkin,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Maskut Farid mengaku bahwa pihaknya selalu mengevaluasi penanganan stunting dua kali dalam setahun. Di tahun ini, hasil evaluasi menurutnya menunjukan perkembangan yang baik.

Baca Juga:   Pertama dan Satu-satunya di Cisewu, Klinik Berkah Sehat Layani Pasien Umum dan BPJS

“Alhamdulillah sudah turun terus ya setiap tahun, sudah bagus, tinggal PR-nya adalah bagaimana yang sudah terdata ini kita bisa selesaikan. Kita bisa kurangi stuntingnya sehingga mudah-mudahan 6 bulan ke depan ini orang ini bukan stunting lagi, sudah normal ya,” katanya.

Maskut mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sudah mendata wilayah mana saja yang memiliki kasus stunting yang banyak. Dengan data tersebut pihaknya akan melakukan langkah pasti dalam penanganan sampai kasusnya di Kabupaten Garut nol.

Baca Juga:   Pemkab Garut Berencana Jadikan RS Malangbong Sebagai RS Ponek di Garut Utara

“Semua kecamatan akan bergerak untuk sesuai dengan data ini,” pungkas dia. (Mrdk)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *