Berita

29 Patriot Desa Diterjunkan Jadi Pelopor dan Inovator di 13 Kecamatan di Garut

×

29 Patriot Desa Diterjunkan Jadi Pelopor dan Inovator di 13 Kecamatan di Garut

Sebarkan artikel ini
Staf Senior Patriot Pembangunan Masyarakat Desa (SSPMD) Yudi Kurnia (kiri) bersama Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Rena Sudrajat. (Foto: Ai Respati)

GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 29 Patriot Desa diterjunkan di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut sejak 2019. Hadirnya Patriot Desa, diharapkan menjadi pelopor dan inovator di desa, sehingga dapat menggerakkan perekonomian di desa.

“Patriot Desa diharapkan menjadi pelopor dan inovator ekonomi di desa sehingga dapat menggerakkan perekonomian di desa, dapat menciptakan, menggali dan memberdayakan potensi lokal desa sehingga bisa bermanfaat dan meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan,” kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, Jum’at (22/1/2021).

Ia menuturkan, Patriot Desa bisa menjadi CEO BUMDes, sehingga badan usaha milik desa itu bisa menggerakkan perekonomian masyarakat di desa masing-masing.Juga dapat memenuhi harapan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bahwa Patriot Desa dapat menciptakan One Village One Company (OVOC) sesuai potensi di desa masing-masing.

Baca Juga:   Konsisten Membantu Masyarakat, ACT Raih Penghargaan dari Kodim 0611 Garut

Patriot Desa pun, diharapkan bisa memulihkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 terhadap UMKM yang pailit, korban PHK, dan miskin baru akiibat Covid-19.
“Kami dari DPMD Kabupaten Garut berharap dengan kehadiran Patriot Desa bisa mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ujar Rena.

Sementara Staf Senior Patriot Pembangunan Masyarakat Desa (SSPMD) Yudi Kurnia mengatakan, Patriot Desa merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sejak tahun 2019 di bawah kendali Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Setelah dilatih,mulai bulan Januari, 29 Patriot Desa sudah “Live In” atau tinggal di desa-desa penugasan.

Baca Juga:   Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Garut, 65.868 Keluarga Masuk ke Dalam Desil 1

“SSPMD salah satu tugasnya selain sebagai koordinator Patriot Desa, juga mengkomunikasikan dan mengintegrasikan di antara stakeholder yang memiliki tujuan yang sama baik ke pemerintah atau dinas terkait, pelaku bisnis atau perbankan, akademisi, media, LSM, agar berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat desa sesuai kompetensinya masing-masing,” ujar Yudi.

Ia menambahkan, mengingat banyaknya potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki desa-desa yang ada di Kabupaten Garut, Patriot Desa harus memberdayakannya untuk meningkatnya ekonomi masyarakat lokal yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:   Jadwal SIM Keliling di Garut pada Kamis 24 Februari 2022, Tetap Terapkan Prokes di Masa Pandemi

Untuk diketahui, terpilihnya Yudi Kurnia sebagai SSPMD tidak terlepas dari peran dan kontribusnya terhadap masyarakat miskin. Rena Sudrajat menjelaskan, advokat yang juga Ketua LBH SPP tersebut sejak mahasiswa dikenal getol membela hak masyarakat miskin. (Respati)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *