Berita

Baru Selesai Dua Bulan, TPT di Nyalindung Cisewu Dua Kali Roboh

×

Baru Selesai Dua Bulan, TPT di Nyalindung Cisewu Dua Kali Roboh

Sebarkan artikel ini
TPT di Kampung Cilutung, Desa Nyalindung, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang roboh. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Tembok penahan tanah (TPT) yang dibangun di Kampung Cilutung, Desa Nyalindung, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, dilaporkan sudah dua kali roboh. Padahal, pembangunan TPT yang didanai APBD Garut tahun 2020 itu baru selesai dua bulan silam.

Kepala Desa Nyalindung, Agus Ruspendi, menduga penyebab robohnya TPT tersebut akibat saat pembuatannya dikerjakan asal-asalan dan pelaksana proyek tidak mengutamakan kualitas TPT yang semestinya. Sebab, baru saja TPT itu selesai dibangun tidak lama kemudian roboh.

“Sudah dua kali roboh sejak TPT itu selesai dibangun. Peristiwa pertama terjadi beberapa waktu setelah rampung dibangun, dan yang kedua terjadi tiga hari lalu (Sabtu, 28/11/2020),” ujar dia saat dikonfirmasi Selasa (1/12/2020).

Baca Juga:   Jika Jadi Kades Cisewu, Cecep Supriadi Akan Wujudkan Desa Maju, Mandiri, dan Sejahtera
TPT di Kampung Cilutung, Desa Nyalindung, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang roboh. (Foto: Istimewa)

Agus menuturkan, saat peristiwa robohnya TPT Cilutung yang pertama, pihaknya langsung memberitahukan pihak pelaksana proyek untuk memperbaikinya. Tak lama setelah diberitahu Agus, maka TPT yang roboh itu pun langsung diperbaiki.

“Awalnya saya mengira tidak akan terjadi roboh lagi, eh tahunya tiga hari lalu TPT yang baru diperbaiki itu kembali roboh,” terangnya.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siapkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan Jalan di Wilayah Selatan

Agus mengakui saat ini pihaknya sedang melakukan pengukuran untuk mengetahui panjang dan tinggi TPT itu. Namun dia memperkirakan bagian TPT yang roboh itu panjangnya sekira 20 meteran. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *