Berita

Terkendala Jauhnya Jarak, Pendistribusian Beras PKH di Garut Belum Tuntas

×

Terkendala Jauhnya Jarak, Pendistribusian Beras PKH di Garut Belum Tuntas

Sebarkan artikel ini
Beras di gudang Bulog. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pendistribusian beras tahap pertama untuk masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Garut belum tuntas karena terkendala jarak dari titik awal di Kantor Bulog Garut ke rumah. Untuk itu, Dinas Sosial (Dinsos) meminta warga sabar menunggu waktu pendistribusian.

“Sampai sekarang belum tuntas, belum 50 persen, masih beberapa daerah yang sudah menerima bantuan beras PKH itu,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, Sabtu (3/10/2020).

Ia menuturkan, program Kementerian Sosial Republik Indonesia itu telah menyiapkan beras kualitas medium untuk 140.778 keluarga atau masyarakat penerima manfaat PKH yang tersebar di 42 kecamatan, Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Peran Teknologi AV dalam Manajemen Krisis dan Kolaborasi: Meningkatkan Strategi Komunikasi dan Respons

Masing-masing keluarga akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 15 kilogram per bulan selama tiga bulan untuk tahap pertama pendistribusian yakni Agustus, selanjutnya September dan Oktober dalam rangka meringankan beban kebutuhan hidup di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi mereka akan mendapatkan beras 15 kilo per bulan selama tiga bulan, dan untuk bulan ini belum semuanya didistribusikan,” kata Ade.

Baca Juga:   Pembunuh Sopir Taksi Online di Subang Dibekuk Polisi di Leles Garut

Ia menyampaikan, kondisi geografis yang jauh dari perkotaan termasuk akses jalan yang sulit menjadi kendala utama dalam pendistribusian beras ke daerah penerima manfaat program itu.

Bahkan, ada satu daerah yang memerlukan waktu seharian dari titik awal pendistribusian sampai ke perkampungan masyarakat penerima manfaat program.

“Makanya petugas di lapangan memperhitungkan jarak dulu, karena ada daerah yang dari sini (perkotaan Garut) siang, sampai ke sana (selatan Garut) bisa malam,” ujar Ade.

Baca Juga:   Puluhan Tahun Siswa SD di Garut Pergi dan Pulang Sekolah Pakai Rakit

Meski ada kendala masalah jarak tempuh, kata dia, dipastikan beras bantuan itu diantar perusahaan angkutan pengiriman yang ditunjuk oleh pemerintah pusat. Ade mengimbau masyarakat penerima manfaat PKH di Garut untuk sabar, terutama yang lokasinya jauh dari perkotaan Garut.

“Kami di sini di daerah bertugas untuk memastikan berasnya dari sisi pendistribusian maupun kualitas,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *