Berita

102 Warga Berkumpul di GOR Desa Cisewu untuk Menerima BLT DD

×

102 Warga Berkumpul di GOR Desa Cisewu untuk Menerima BLT DD

Sebarkan artikel ini
Pembagian BLT DD untuk 102 warga yang berlangsung di GOR Desa Cisewu, Minggu (17/5/2020). (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 102 warga Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang notabene warga terdampak pandemi Covid-19, Minggu (17/5/2020), berkumpul di Gedung Olah Raga (GOR) desa setempat, untuk mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) sebesar Rp600 ribu per warga.

Meski melibatkan banyak orang, namun acara pembagian BLT DD yang dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisewu itu tetap menggunakan protokol kesehatan terkait pencegahan penyebaran virus corona. Seperti tetap jaga jarak di antara yang hadir, pemeriksaan suhu tubuh, dan menggunakan masker.

Kepala Desa Cisewu, Udan Rukmana, mengatakan, rencana semula pembagian BLT DD ini akan dilakukan secara dari pintu ke pintu atau langsung mendatangi rumah warga. Namun karena terdesaknya waktu yang begitu mepet dengan pelaksanaan puasa dan Idul Fitri, maka pembagian dilakukan secara massal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga:   Dua PDP Covid-19 di Garut Kembali Meninggal Dunia, Total Jadi 11 Orang

“Jika pembagian BLT DD ini dilakukan langsung dengan mendatangi warga, sudah dibayangkan akan memakan waktu lama. Sementara kebutuhan warga akan bantuan itu sudah mendesak,” kata kepala Desa Cisewu.

Pembagian BLT DD untuk 102 warga yang berlangsung di GOR Desa Cisewu, Minggu (17/5/2020). (Foto: Galih Pawarti)

Udan menambahkan, ke-102 warga yang mendapat bantuan BLT DD itu adalah warga yang tidak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan sosial dari Provinsi Jawa Barat, dan bantuan lainnya.

Baca Juga:   Zakat Fitrah di Garut Sebesar Rp41.250 per Jiwa atau Rp16.500 per Kilogram Beras Premium

“Pendataan warga penerima BLT DD dilakukan mulai dari tingkat RT/RW dan proses verifikasi dilakukan oleh tim yang ditunjuk. Tanpa peran RT/RW dan tim verifikasi, kecil kemungkinan bantuan ini akan tepat sasaran,” ujar kepala Desa Cisewu. (GP)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *