GOSIPGARUT.ID — Setelah mengabdi selama 11 hingga 16 tahun, akhirnya sebanyak 13 Bidan PTT (pegawai tidak tetap) di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Garut mendapat SK 100 persen pegawai negeri sipil (PNS).
Ke-13 bidan itu dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Rudy Gunawan, ditandai dengan penandatangan berita acara yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Garut, Selasa (05/05/2020) kemarin.
Bupati Rudy mengucapkan selamat kepada para bidan yang telah mendapatkan SK ASN, di mana sebagai gugus tugas terdepan dalam kesehatan, harus memastikan bayi dalam kandungan dalam keadaan sehat.
“Ini adalah tanggung jawab negara memberikan perlindungan persalinan. Maka kita tahu angka kematian ibu dalam proses persalinan ini dihitung oleh negara untuk bisa memberikan jaminan dalam keadaan sehat dan sekarang dihitung dalam berbagai indikator berapa lama bayi itu akan hidup, maka angka harapan hidup itu dihitung ketika bayi itu lahir,” ujarnya.
Menurut Rudy, angka harapan hidup di Garut sekarang sudah di atas 70 tahun. Maka hal-hal yang berhubungan dengan preventif dan promotif sekaligus kuratif sudah cukup baik, sehingga berpengaruh angka harapan hidup.
“Saya berharap profesionalisme sebagai bidan menjadi taruhan, berikan yang terbaik, jangan ketika nanti sudah PNS mendapatkan gaji, maka kalian menjadi lalai menjalankan tugas,” ujarnya.
Ke-13 bidan yang dilantik itu telah melaksanakan Prajabatan di LAN RI, dan kini masing-masing tersebar bertugas di UPTD Puskesmas Cipanas, Pasundan Garut Kota, Karangpawitan, Sukawening, Guntur Garut Kota, Malangbong, Mekarmukti, Bayongbong, Tarogong, Cisurupan, Sukakarya Kecamatan Pasirwangi, Cilawu, Garawangsa Kecamatan Sucinaraja. (Yan AS)



.png)











