Kesehatan

Klinik Pakenjeng Medika Bantah Tudingan Kelola Limbah Medis Sembarangan, Tegaskan Sudah Gandeng Vendor Berizin

×

Klinik Pakenjeng Medika Bantah Tudingan Kelola Limbah Medis Sembarangan, Tegaskan Sudah Gandeng Vendor Berizin

Sebarkan artikel ini
Klinik Pratama Pakenjeng Medika di Jalan Raya Garut -- Bungbulang.

GOSIPGARUT.ID — Manajemen Klinik Pratama Pakenjeng Medika, Kabupaten Garut, memberikan klarifikasi atas tudingan terkait dugaan pengelolaan limbah medis yang tidak sesuai prosedur, termasuk isu tidak adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan dugaan pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara sembarangan. Pihak klinik menegaskan seluruh pengelolaan limbah telah dilakukan sesuai ketentuan dengan melibatkan perusahaan pihak ketiga yang memiliki izin resmi.

Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk perimbangan informasi menyusul pemberitaan sebuah media online yang menyebut klinik tersebut berpotensi menghadapi sanksi akibat dugaan pembuangan limbah medis di kebun warga.

Pemilik Klinik Pratama Pakenjeng Medika, Yusma Yanti, melalui perwakilan manajemen menyatakan informasi mengenai pemusnahan limbah medis dengan cara dibakar di area kebun merupakan informasi yang tidak benar.

Baca Juga:   Setiap Jum'at, Warga Miskin yang Berobat ke Klinik Pakenjeng Medika Bisa Bayar Seikhlasnya

Menurut manajemen, pengelolaan limbah medis, baik limbah padat maupun limbah cair, telah dikerjasamakan dengan vendor atau perusahaan pihak ketiga yang memiliki izin dari pemerintah untuk melakukan pengangkutan dan pemusnahan limbah medis.

“Seluruh penanganan limbah B3 medis kami diserahkan kepada pihak ketiga yang kompeten. Proses pengangkutan dan pemusnahannya tercatat secara legal, sehingga tidak ada pembuangan langsung ke lingkungan sekitar,” tulis pihak manajemen dalam keterangan resminya, Minggu (28/6/2026).

Pihak klinik juga menjelaskan bahwa fasilitas Tempat Penampungan Sementara (TPS) limbah medis yang berada di belakang klinik hanya digunakan sebagai lokasi penyimpanan sementara sebelum limbah diangkut oleh vendor. TPS tersebut, menurut manajemen, bukan merupakan tempat pemusnahan limbah secara mandiri.

Baca Juga:   Garut Bidik Penghargaan Kota Sehat, Sekda Nurdin Yana Pimpin Verifikasi Lanjutan

Selain memberikan penjelasan mengenai tata kelola limbah, manajemen mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan lapangan yang dilakukan instansi terkait tidak menemukan adanya indikasi pencemaran lingkungan yang bersumber dari aktivitas operasional Klinik Pratama Pakenjeng Medika.

Menurut pihak klinik, pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah aspek lingkungan, termasuk kondisi tanah, air, dan udara di sekitar lokasi. Hasilnya, tidak ditemukan bukti adanya pencemaran yang berkaitan dengan aktivitas pelayanan kesehatan di klinik tersebut.

Manajemen berharap penjelasan tersebut dapat memberikan gambaran utuh kepada masyarakat mengenai sistem pengelolaan limbah yang diterapkan di fasilitas kesehatan tersebut.

Di sisi lain, pihak klinik juga menyampaikan keberatan terhadap cara pengumpulan informasi yang dilakukan oleh oknum awak media sebelum pemberitaan sebelumnya diterbitkan.

Baca Juga:   Empat Faktor yang Membuat Angka Kematian Virus Corona di Indonesia Tinggi

Menurut manajemen, terdapat pengambilan data, dokumen, maupun gambar di area internal klinik tanpa terlebih dahulu memperoleh izin dari pemilik atau penanggung jawab fasilitas kesehatan tersebut.

Pihak klinik mengingatkan bahwa kegiatan jurnalistik tetap perlu memperhatikan prosedur konfirmasi serta menghormati privasi operasional pelayanan kesehatan dan kerahasiaan rekam medis pasien agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik.

Manajemen Klinik Pratama Pakenjeng Medika menyatakan tetap terbuka terhadap pengawasan dari instansi berwenang dan siap memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku terkait pengelolaan limbah medis maupun perlindungan lingkungan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *