GOSIPGARUT.ID — Warga Desa Mandalakasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, sumringah dengan rampungnya pembangunan jembatan gantung di desa mereka.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pembuatan jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Baru dan Kampung Naga ini,” kata Kepala Desa Mandalakasih Iwan usai peresmian jembatan, Selasa (25/2/2020).
Dia menegaskan, pihaknya akan menjaga dan memelihara jembatan tersebut agar kemanfaatannya bagi masyarakat berusia panjang.
Hal senada dikemukakan Camat Pameungpeuk Jeje Zaenal Abidin. Dia berharap semua pihak turut menjaga dan memelihara jembatan gantung tersebut supaya bisa bertahan lama.
Jembatan sepanjang 90 meter dengan lebar 1,20 meter itu menghubungkan Kampung Punaga Jolok RT 03 RW 08 dengan Kampung Baru RT 04 RW 08 itu diresmikan Dandim 0611/Garut Letkol Inf Erwin Agung.
Dia menyebutkan, pembuatan jembatan gantung dibangun Tim Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia itu digagas Vertical Rescue Indonesia yang bekerja sama dengan Koramil 1119/Pamengpeuk selama tujuh hari sejak 19 Februari 2020.
“Kita semua akan merasakan banyak sekali manfaatnya dengan dibangunnya jembatan gantung ini. Selain memperlancar akses transportasi antarkampung, juga merupakan penopang jalur ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan”, ujarnya.
Dia berharap, semua pihak berpartisipasi aktif dalam pemeliharaan jembatan tersebut. Khususnya unsur pemerintah agar kontinyu melakukan pembinaan terhadap masyarakat berkaitan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah dibangun.
Peresmian jembatan diwarnai pemberian cinderamata berupa kambing dan pemberian alat tulis kepada sejumlah pelajar di desa setempat. (IK/Zainulmukhtar)



.png)












