GOSIPGARUT.ID — Muncul pro kontra di tengah warga Garut menyoal penulisan “Selamat Datang di Kota Dodol” yang terdapat di tugu Adipura bunderan Alun-alun Tarogong. Bupati Rudy Gunawan sikapi datar centang perenang (polemik) di tengah warga yang sudah berlangsung sejak sepekan terakhir.
Ia menilai, tulisan “Selamat Datang di Kota Dodol” tidak ada masalah, karena tidak merubah arti dari visi Kabupaten Garut sebagai “Kota Intan”.
“Oh tidak, tidak ada masalah. Garut itu bisa ‘Kota Dodol’, ‘Kota Jeruk’, ‘Kota Domba’ dan lainnya. Karena tagline visi Garut itu adalah Garut Pangirutan Tatatengtrem Kertaraharja,” ujar Rudy saat dimintai komentarnya oleh wartawan soal polemik penulisan “Kota Dodol”.
Menurut dia, ada akronim seperti “Bandung Berhiber” singkatan dari bersih hijau berbunga, itu hanya slogan Kota Bandung. Garut Kota Intan. Intan singkatan dari indah tertib aman dan nyaman. “Jadi tidak ada masalah, nanti kita buat lagi selamat datang di “Kota Jeruk” atau lainnya,” tambah Rudy.
Ia menjelaskan, sekarang ini pengelolaan taman itu diserahkan ke perusahaan-perusahaan. Makanya di taman itu bisa saja dipasang yang lainnya, seperti juga “Selamat Datang di Kota Jeruk”, dan lainnya. Ditanya adanya beberapa pihak yang mempersoalkan itu, Bupati malah balik bertanya persoalkan masalah apa.
“Tagline Garut Kota Intan ini tetap merupakan visi kita. Seperti Bandung Kota Kembang, lalu disebut lagi Bandung Berhiber. Cirebon Kota Udang, dan lainnya. Tidak ada masalah, wajar lah (kalau ada pro kontra),” ujar Rudy. (DH/Yus)



.png)
















