oleh

Seorang Guru Ngaji di Cisewu Diduga Cabuli Belasan Gadis di Bawah Umur

GOSIPGARUT.ID — Seorang guru ngaji berinisial RG (26), warga Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, diduga mencabuli belasan gadis yang masih di bawah umur. Kejadian perbuatan cabul tersebut diketahui setelah satu orang tua korban melaporkan pada pihak kepolisian.

Dikutip dari Galamedianews.com, salah satu korban RN (16) mengeluh pada orangtuanya telah diperlakukan tak senonoh oleh RG. Tak terima perbuatannya, orangtua korban langsung melapor pada pihak Kepolisian, pada Kamis (9/5/2019). Pada orang tuanya RN mengadu peristiwa pelecehan seksual yang dilakukan RG terjadi pada Rabu (24/5/2019).

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, membenarkan adanya laporan peristiwa tindak pidana pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang guru ngaji berinisial RG, warga Kecamatan Cisewu, Garut Selatan.

Baca Juga:   Penyelidikan Kasus Korupsi, Kejaksaan akan Panggil Pimpinan DPRD Garut

“Ya, benar kita sudah menerima laporan adanya tindak pidana pencabulan terhadap gadis yang masih duduk di bangku SMA,” ujarnya, Senin (13/5/2019).

Dikatakan Maradona, guna memperlancar proses penyelidikan pihaknya sudah mengamankan RG, yang diduga sebagai pelaku pencabulan. “Kami sudah mengamankan terduga pelaku, untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan, termasuk jumlah korban yang diduga mencapai belasan orang,” ujarnya.

Baca Juga:   Gunung Tumpeng, Momentum di Desa Cikarang

Ia menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pelaku RG sudah mengaku telah melakukan perbuatan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur.

“Pelaku sudah mengakui perbuatan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur,” ucapnya. (Glm/Yus)

Komentar

Berita Terkait