Wisata

Disparbud Garut Ciptakan Ramah Wisata untuk Dongkrak Kunjungan

×

Disparbud Garut Ciptakan Ramah Wisata untuk Dongkrak Kunjungan

Sebarkan artikel ini
Para pengunjung yang mendatangi objek wisata di Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut terus berupaya menciptakan kawasan ramah wisata agar wisatawan merasa nyaman sehingga mampu mendongkrak tingkat kunjungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari efek sektor pariwisata tersebut.

“Ramah wisata itu harus terus diciptakan untuk kenyamanan pengunjung,” kata Kepala Disbudpar Kabupaten Garut, Budi Gan Gan kepada wartawan, Selasa 16 April 2019.

Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki banyak objek wisata yang memiliki daya tarik tersendiri, bahkan ramai dikunjungi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

Baca Juga:   Gubernur Jabar Bersama Bupati Garut Hadiri "Ground Breaking" Situ Bagendit

Seluruh objek wisata yang ada di Garut, kata Budi, tentunya dibangun sesuai dengan aturan, termasuk menjadikan kawasan wisata yang aman, dan nyaman bagi semua kalangan pengunjung. “Termasuk kami berupaya di Garut ini ramah wisata bagi kalangan disabilitas,” katanya.

Ia mengatakan, kaum disabilitas tentunya memiliki hak yang sama untuk menikmati keindahan maupun sarana dan prasarana di objek wisata yang ada di Garut.

Baca Juga:   Komunitas Jeep Promosikan Wisata Garut Lewat Kejurda Offroad

Bahkan, lanjut Budi, seluruh hotel dan restoran yang menjadi penunjang pariwisata di Garut harus bisa menjadi kawasan yang ramah bagi masyarakat umum, termasuk disabilitas. “Kaum disabilitas punya hak yang sama, apalagi Garut ini menjadi tujuan wisata,” katanya.

Ia menyebutkan, ramah wisata itu di antaranya seperti pengelola maupun pegiat wisata memberikan pelayanan yang baik agar wisatawan merasa ingin berlama-lama di tempat wisata.

Baca Juga:   Masuk ke Kawasan Wisata Talaga Bodas, Harga Tiket Naik juga Diwarnai Pungli

Selain itu, lanjut Budi, sarana dan prasarana yang ada di tempat wisata harus bisa diakses oleh wisatawan yang memiliki keterbatasan fisik atau disabilitas.

“Seperti kalau di hotel atau di tempat wisata itu harus ada jalur untuk kursi roda sehingga mereka nyaman,” katanya. (Ant/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *