Peristiwa

Mahasiswa Garut Tolak RAPBD 2020 yang Mengabaikan Kepentingan Rakyat

×

Mahasiswa Garut Tolak RAPBD 2020 yang Mengabaikan Kepentingan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Sejumlah mahasiswa melakukan aksi menolak RAPBD Garut yang tidak berpihak kepada rakyat di Jalan Simpang Lima, Kabupaten Garut, Senin (18/11/2019). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah mahasiswa melakukan aksi menolak Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020 yang tidak berpihak atau mengabaikan kepentingan rakyat di kawasan Jalan Simpang Lima, Kabupaten Garut, Senin (18/11/2019).

Perwakilan aksi mahasiswa, Irpan Taufik mengatakan, mahasiswa terpaksa turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait kebijakan Bupati Garut tentang RAPBD yang tidak pro terhadap sejahterakan rakyat.

“Sejatinya APBD harus pro rakyat, namun demikian itu hanya bualan belaka,” kata Taufik di sela-sela aksi.

Baca Juga:   Dicabuli Ayah Tiri Sejak Kelas 6 SD, Seorang Anak di Garut Hamil

Ia menuturkan, Bupati Rudy Gunawan dalam menentukan kebijakan penggunaan APBDnya tidak proporsional, terbukti dengan pembagian untuk kepentingan masyarakat hanya 35 persen.

Sedangkan untuk anggaran belanja pegawai mencapai 65 persen dari RAPBD Garut, atau pembagiannya sangat jauh untuk kepentingan rakyat.

“Sementara untuk belanja pegawai dan yang lainnya mencapai 65 persen dari RAPBD yang ada,” katanya.

Baca Juga:   Selain di Simpang Lima, Mahasiswa pun Menerobos Masuk Gedung DPRD Garut

Ia mendesak legislatif sebagai wakil rakyat untuk menolak tegas RAPBD yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Anggota DPRD Garut, lanjut dia, harus memperjuangkan hak dan kepentingan rakyat secara serius, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Kita juga menuntut untuk transparansi RAPBD 2020,” katanya.

Aksi tersebut digelar oleh kalangan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Baca Juga:   Seorang Petani di Cisewu Tewas Setelah Terjatuh dari Pohon Aren Setinggi 20 Meter

Aksi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas kendaraan karena digelar di tengah jalan, bahkan melakukan aksi jalan kaki dari Simpang Lima menuju Kantor DPRD Garut dengan menyusuri Jalan Pembangunan dan Jalan Patriot. (IK/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *