GOSIPGARUT.ID — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat turun tangan menginvestigasi kebakaran yang terjadi di Gunung Gantur, Kabupaten Garut. Kebakaran tersebut menghanguskan hampir 90 hektare lahan.
“Balai Besar KSDA melakukan identifikasi dan investigasi pascakebakaran yang terjadi di Gunung Guntur, Kabupaten Garut,” ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut Dodi Arisandi dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2019).
Kebakaran terjadi di Gunung Guntur selama seminggu terakhir tepatnya akhir September 2019 lalu. Kebakaran bahkan terlihat dari pusat kota dalam beberapa hari.
Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan BBKSDA, kebakaran tersebut menghanguskan total 89,88 hektare lahan. Dodi mengatakan, lahan yang terbakar berada di Blok Citiis dan Cagar Alam Kamojang.
“Lokasi di Gunung Guntur ini didominasi padang rumput, pohon pinus dan dan ilalang. Diperkirakan lahan yang terbakar seluas 89,88 hektare,” ujar dia.
Dodi menambahkan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran tersebut. Pemantauan juga dilakukan untuk mencegah kebakaran terjadi lagi
“Pemantauan ini dilakukan untuk melacak jalur api, identifikasi hotspot dan penyebab kebakaran,” katanya. (dtc/Fj)



.png)











