Berita

Bupati Garut Sebut Madu Lebah dari Gunung Guntur Bisa Jadi “Obat Kuat” untuk Pria

×

Bupati Garut Sebut Madu Lebah dari Gunung Guntur Bisa Jadi “Obat Kuat” untuk Pria

Sebarkan artikel ini
Bupati Rudy Gunawan meresmikan Eduwisata Perlebahan Gunung Guntur, berlokasi di Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (31/8/2022). (Foto: Deni Seftiana)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan menyebutkan bahwa madu yang dihasilkan lebah di kawasan Gunung Guntur Kabupaten Garut berbeda dengan madu yang dihasilkan daerah lain. Karena daerah ini mengandung vulkanik, maka madu yang dihasilkan lebah Gunung Guntur cukup berkualitas terutama untuk ketahanan pria.

“Madu yang dihasilkan lebah di Gunung Guntur jadi obat kuat bagi pria, karena makanannya kaliandra bukan bunga,” kata Rudy, saat meresmikan Eduwisata Perlebahan Gunung Guntur, di Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (31/8/2022).

Eduwisata ini merupakan salah satu bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Induk Distribusi Jawa Barat yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, dan Yayasan Pengembangan Petani Muda Perlebahan.

Baca Juga:   Maksimalkan Hasil Tangkapan, Wabup Helmi Budiman Berikan Perahu kepada Nelayan Garut Selatan

Rudy menyambut baik bantuan dari PT. PLN Persero Unit Induk Distribusi Jawa Barat melalui program TJSL Eduwisata Perlebahan Gunung Guntur. Menurutnya, Gunung Guntur memiliki kawasan yang strategis di mana terdapat jalan by pass yaitu Jalan Ibrahim Ajie, yang tentu harus dijaga kelestariannya.

“Terimakasih ada BUMN yang peduli terhadap ini, ya ini ada kolaborasi dana desa (ataupun) dari bantuan bupati untuk menambah 100 lagi tempat. Yang penting makanannya ada, ini adalah kaliandra,” ucapnya.

Rudy mengungkapkan, jika terdapat banyak daerah di Kabupaten Garut yang dijadikan eduwisata perlebahan, maka bisa menjadi bisnis yang nantinya bisa dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Ia menegaskan, kualitas madu yang berasal dari perlebahan Gunung Guntur memiliki kualitas yang lebih bagus daripada madu pada umumnya.

Baca Juga:   Garut Resmi Terapkan Tilang Elektronik, Bupati: Bukan Sekadar Kamera, Ini Soal Kesadaran Kolektif

“Tapi ingat ya, tolong disebarkan jadi hasil madu dari Gunung Guntur itu beda dari madu yang lain. Yang dari Gunung Guntur itu karena vulkanik menghasilkan madu yang berkualitas untuk ketahanan pria. Jadi obat kuat bagi pria, karena makanannya kaliandra bukan bunga,” tutur Rudy.

General Manager PT. PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Garut yang telah bekerja sama dengan pihaknya guna mengembangkan Program Eduwisata Perlebahan Gunung Guntur di Desa Pasawahan.

“Garut merupakan salah satu daerah Provinsi Jawa Barat yang merupakan daerah kerja PLN Distribusi Jawa Barat yang memang memiliki keindahan alam yang sangat berpotensi untuk mengembangkan berbagai lokasi wisata,” ucapnya

Baca Juga:   TMMD ke-128 Resmi Dibuka di Malangbong, Bupati Garut Dorong Percepatan Pembangunan hingga Pelosok Desa

Dengan hadirnya Eduwisata Perlebahan yang dibangun melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN, ia berharap wisata ini bisa menunjang kelestarian kawasan konservasi cagar alam Gunung Guntur, juga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan sosial serta perlindungan lingkungan hidup bagi masyarakat sekitar.

“Kami juga berharap melalui program bantuan ini para petani lebah, penggiat pariwisata, UMKM semakin maju dan mampu bersaing dalam hal produksinya. Diharapkan juga desa wisata ini dapat menjadi lokasi destinasi wisata yang baru dan menjadi tujuan wisata baru di wilayah Kabupaten Garut,” kata Agung. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *