GOSIPGARUT.ID — Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menyaring 20 peserta dalam tahapan wawancara di Hotel Harmoni Garut, Selasa, 1 September 2026. Tahapan ini merupakan fase krusial untuk menentukan 10 nama terbaik yang akan dikirim ke tingkat pusat.
Ketua Panitia Seleksi, Bambang Hafidz, menyatakan wawancara bertujuan menggali kapasitas, pemahaman, dan gagasan peserta. Pendalaman materi berfokus pada visi, misi, program kerja, fikih zakat, hingga konsep pengelolaan zakat yang sebelumnya dituangkan dalam makalah peserta.
”Materinya masih seputar makalah yang disampaikan, terkait program kerja, visi, dan misi. Jadi kami menggali dari situ, termasuk mengenai fikih zakat dan pengelolaan zakat,” ujar Bambang di Hotel Harmoni Garut, Selasa, 1 September 2026.
Dalam tahapan ini, setiap peserta mendapatkan alokasi waktu wawancara minimal 20 menit. Proses penguji mendalami kesiapan para calon sebelum panitia mengumumkan hasil kelolosan. Panitia menargetkan pengumuman 10 besar dilakukan pada Jumat mendatang.
Nama-nama yang lolos tidak langsung menduduki posisi pimpinan. Panitia daerah akan menyerahkan 10 nama tersebut ke Baznas Republik Indonesia (Baznas RI) di Jakarta untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) tingkat pusat. Baznas RI memegang peranan kunci dalam menguji kelayakan manajerial dan integritas para calon secara nasional.
Hasil rekomendasi dari Baznas RI nantinya menjadi dasar utama bagi Bupati Garut untuk menetapkan lima pimpinan Baznas Kabupaten Garut periode mendatang.
”Setelah 10 orang kita serahkan ke Baznas pusat, nanti ada seleksi lagi dari mereka. Yang menetapkan akhir tetap bupati, tapi berdasarkan hasil seleksi dari Baznas pusat,” kata Bambang.
Sebelum memasuki tahap wawancara, 20 peserta ini telah melewati serangkaian ujian ketat, mulai dari Computer Assisted Test (CAT) hingga penyusunan dan presentasi makalah. Pengetatan seleksi ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Garut dikelola oleh figur yang akuntabel dan memahami hukum syariat. (Yuyus)



.png)











