Berita

Dua King Kobra 3 Meter Resahkan Warga Limbangan Garut, Damkar Bergerak dalam 10 Menit

×

Dua King Kobra 3 Meter Resahkan Warga Limbangan Garut, Damkar Bergerak dalam 10 Menit

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar menangkap king kobra yang meneror warga Limbangan, Garut.

GOSIPGARUT.ID — Dua ekor King Kobra berukuran sekitar tiga meter membuat warga Desa Pangeureunan, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut, resah. Ular berbisa dengan berat sekitar enam kilogram itu terlihat berkeliaran di sekitar kebun bambu yang berdekatan dengan permukiman warga pada Senin, 31 Agustus 2026.

Warga bernama Gusman kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut. Laporan diterima UPTD Damkar Limbangan pada pukul 13.05 WIB. Empat personel langsung dikerahkan ke lokasi.

Komandan Regu UPTD Damkar Limbangan Wahyu memimpin tim bersama Ganjar, Indra Permana, dan Deni H. Mereka tiba di lokasi pada pukul 13.16 WIB. Waktu respons petugas sekitar 10 menit sejak laporan diterima.

Keberadaan ular dilaporkan di Kampung Cihanjuang, RT 03/RW 02, serta RT 01/RW 01, Desa Pangeureunan. Gusman melihat ular melintas di area kebun bambu. Lokasinya yang dekat dengan rumah penduduk membuat warga khawatir reptil tersebut masuk ke permukiman.

Baca Juga:   Sinergi Kementerian PU dan Badan Gizi Nasional Pacu Pembangunan Ribuan Dapur Gizi untuk Program MBG (Makan Bergizi Gratis)

Petugas kemudian melakukan penanganan dengan peralatan khusus untuk satwa berbisa. Salah satunya grab stick yang digunakan untuk mengendalikan ular dari jarak aman.

Penanganan berlangsung sekitar 30 menit. Petugas mulai bekerja pada pukul 13.17 WIB dan menyelesaikan evakuasi pada pukul 13.47 WIB.

Kedua King Kobra berhasil diamankan. Masing-masing diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter dengan berat sekitar enam kilogram.

Ukuran ular yang besar dan sifatnya yang berbisa membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan. Petugas harus memastikan ular dapat dikendalikan tanpa membahayakan warga maupun personel di lapangan.

Baca Juga:   Diduga Dipicu Ledakan Korek Gas, Rumah Panggung di Limbangan Garut Hangus Terbakar

Damkar Imbau Warga Tak Tangkap Ular Sendiri

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Garut Usep Basuki Eko mengapresiasi respons cepat personel UPTD Damkar Limbangan. Ia juga menilai laporan warga menjadi bagian penting dalam mencegah potensi korban.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut agar tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri jika menemukan satwa berbisa atau berbahaya,” kata Usep Basuki Eko.

Usep meminta warga segera menghubungi petugas Damkar terdekat ketika menemukan ular atau satwa lain yang berpotensi membahayakan. Menurut dia, petugas memiliki kemampuan dan peralatan untuk melakukan evakuasi dengan aman.

“Segera hubungi petugas Damkar terdekat agar penanganan dapat dilakukan secara aman oleh personel yang terlatih,” ujarnya.

Baca Juga:   Dipergoki Pemiliknya, Aksi Curanmor di Garut Gagal Total setelah Pelaku Dikejar hingga Jalan Raya

Penanganan dua King Kobra tersebut merupakan bagian dari layanan penyelamatan non-kebakaran yang dilakukan Disdamkarmat Garut. Petugas Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk evakuasi satwa berbahaya.

Dalam kejadian itu tidak ada warga maupun petugas yang terluka. Tidak ada korban jiwa.

Keberhasilan evakuasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat ketika satwa berbisa ditemukan di sekitar permukiman. Warga diminta tidak memukul, mengejar, atau mencoba menangkap ular sendiri karena tindakan tersebut dapat memicu serangan. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *