GOSIPGARUT.ID — Bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, sejak Agustus 2025 lalu, kini kembali menjadi sorotan. Pasalnya, hingga dua bulan lebih berlalu, warga terdampak mengaku belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.
Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan satu sekolah di wilayah tersebut ikut terdampak dengan kondisi dinding retak dan lantai amblas. Aktivitas belajar mengajar pun terpaksa terganggu karena bangunan dinilai tidak lagi aman digunakan.
“Sekolah kami rusak, tembok retak dan lantai amblas. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak,” ungkap salah seorang perwakilan sekolah kepada wartawan, Minggu (9/11/2025).
Banyak warga kini hidup dalam ketidakpastian. Sebagian dari mereka terpaksa menumpang di rumah kerabat setelah tempat tinggalnya tak lagi bisa dihuni. Kondisi itu kian memprihatinkan karena belum ada tanda-tanda bantuan maupun langkah konkret dari pihak berwenang.
Aktivis sosial asal Banjarwangi, Aka Sudrajat, menyayangkan lambannya respons pemerintah terhadap bencana ini. Ia menilai, kondisi di lapangan seharusnya sudah cukup menjadi alarm untuk segera dilakukan tindakan tanggap darurat.
“Saya berharap pemerintah cepat tanggap dalam menghadapi musibah ini. Sangat miris melihat warga yang rumahnya hancur terpaksa tinggal di rumah saudara tanpa kepastian kapan akan mendapat bantuan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Warga menilai, lambannya penanganan menunjukkan lemahnya sistem mitigasi dan koordinasi bencana di tingkat daerah. Mereka mendesak agar pemerintah Kabupaten Garut segera menyalurkan bantuan darurat dan melakukan langkah nyata untuk memulihkan kondisi masyarakat terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Garut terkait penanganan bencana pergeseran tanah di Banjarwangi. Sementara warga berharap, perhatian nyata segera datang sebelum kondisi mereka semakin memburuk. ***



.png)










