Berita

Gempa Garut Hoaksnya Luar Biasa Sehingga Bupati Rudy Gunawan Ditanyai Banyak Menteri

×

Gempa Garut Hoaksnya Luar Biasa Sehingga Bupati Rudy Gunawan Ditanyai Banyak Menteri

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengecek beberapa tempat di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (4/11/2022), pasca terjadinya gempa magnitudo 6,1 di Kabupaten Garut. (Foto: Deni Seftiana)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan mengatakan bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,1 yang mengguncang Kabupaten Garut pada Sabtu sore (3/12/2022) tidak berdampak signifikan. Namun, yang luar biasa itu adalah berita bohong (hoaks)-nya.

Akibat hoaks tersebut, Rudy mengaku bahwa dirinya dihubungi oleh banyak menteri untuk mengkonfirmasi isu yang bersliweran di media sosial. Dan kepada menteri-menteri tersebut ia menegaskan jika itu adalah hoaks.

“Kami nyatakan bahwa itu adalah hoaks. Jadi, baik Polres maupun Diskominfo dan Kodim, melakukan klarifikasi bahwa itu adalah hoaks. Kita kan juga punya teknologi, waktu kemarin yang nyebar luas sampai saya menerima 17 kali yang anak digendong itu. Setelah ditemukan Polres, ternyata itu telah diupload tiga hari yang lalu,” ujarnya, di sela-sela monitoring ke wilayah Garut Selatan, Minggu (4/12/2022).

Baca Juga:   Arus Kendaraan Membludak di Jalur Selatan Garut, Polisi Terapkan "One Way" dan Buka Tutup

Rudy mengatakan jika kejadian gempa kemarin cukup dahsyat dan memberikan kepanikan yang luar biasa di tengah masyarakat, apalagi terjadi di saat Garut bagian selatan sedang diguyur oleh hujan yang cukup lebat.

Namun Bupati menegaskan jika dampak dari gempa kemarin Kabupaten Garut dinyatakan aman, dan tidak ada rumah yang mengalami rusak berat serta tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:   Menduga Suami Selingkuh, Perempuan Ini Lapor Bupati Garut Sambil Nangis

“Himbauan kepada masyarakat bilamana ada gempa, itu ada di pinggir-pinggir tebing segera mengungsi. Kita kan sudah ada SOP (standard operating procedure) mengenai mitigasi bencana di desa, mana tempat (evakuasi) kan sudah dibuat dari sejak 2017. Jadi Garut ini lebih maju ketika ada hal-hal yang menyangkut kebencanaan,” katanya.

Rudy menyampaikan, pihaknya tidak menetapkan status apapun atas gempa yang terjadi Sabtu kemarin. Akan tetapi, imbuh Rudy, pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut akan memberikan sumbangan kepada masyarakat yang terdampak, termasuk memberikan bantuan melalui skema belanja tidak terduga (BTT).

Baca Juga:   Gempa Guncang Garut Kemarin, BMKG: Diakibatkan Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, ada sekitar 35 rumah di 8 kecamatan yang terdampak akibat bencana gempa bumi tersebut. Selain rumah, juga ada dua sekolah yang mengalami kerusakan, yakni di Kecamatan Pakenjeng dan Talegong. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *