GOSIPGARUT.ID — Volume kendaraan di jalur selatan Garut meningkat tajam pada Jumat malam (5/9/2025), seiring dimulainya libur panjang akhir pekan. Kepadatan arus lalu lintas memaksa petugas Satuan Lalu Lintas Polres Garut melakukan berbagai rekayasa untuk mengurai kemacetan.
Kasatlantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menyebut ada tiga titik krusial yang menjadi pusat kemacetan. Di antaranya jalur Limbangan menuju Tasikmalaya, jalur Kadungora arah Bandung, serta perempatan Jalan Anwar Musadad atau Gobing.
“Volume kendaraan meningkat tajam karena banyak warga yang memanfaatkan libur panjang ini. Untuk mengantisipasi kemacetan, kami terpaksa menerapkan rekayasa arus lalu lintas seperti one way sepenggal dan sistem buka tutup di beberapa titik rawan,” ujar Aang kepada wartawan, Sabtu (6/9/2025).
Selain penerapan one way, sistem buka tutup juga diberlakukan di jalur Kadungora menuju pusat Kota Garut serta jalur Nagreg yang mengarah ke Tasikmalaya melalui Limbangan.
Petugas Satlantas disiagakan di sejumlah persimpangan strategis untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. Polisi juga mengimbau pengendara menjaga jarak aman, berhati-hati saat melintas di jalur rawan, serta mematuhi instruksi petugas di lapangan.
“Kami berharap pengguna jalan bisa bersabar dan mengikuti arahan demi kelancaran bersama,” kata Aang menegaskan. ***



.png)















