Berita

250 Perajin Tahu Tempe di Garut Terima Subsidi Pembelian Kacang Kedelai Masing-masing Rp3 Juta

×

250 Perajin Tahu Tempe di Garut Terima Subsidi Pembelian Kacang Kedelai Masing-masing Rp3 Juta

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pelaku usaha tahu.

GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 250 perajin tahu dan tempe di Kabupaten Garut menerima subsidi masing-masing sebesar Rp3 juta. Penyaluran subsidi tersebut dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk meringankan pembelian kacang kedelai impor, sehingga bisa terus berproduksi memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sudah diberikan kepada 250 perajin tempe sebesar Rp3 juta per perajin,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut Nia Gania Karyana di Garut, Senin (28/11/2022).

Ia menuturkan pemerintah daerah langsung melakukan upaya untuk membantu perajin tahu dan tempe di Garut yang mengeluhkan kenaikan harga bahan baku kedelai impor. Pemerintah daerah, kata Gania, selanjutnya mengucurkan anggaran untuk membantu pelaku usaha tahu tempe tersebut dengan mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp750 juta.

Baca Juga:   Bagi PNS yang Sering Kerja Lembur, Dapat Uang Tambahan dengan Nominal Sebesar Ini

Selain bantuan subsidi usaha, kata dia, pemerintah daerah juga akan menyiapkan program pembinaan terkait pendidikan dan pelatihan usaha maupun pengelolaan usahanya agar lebih maju dan berkembang. “Akan dilanjutkan pembinaan setelah pascapemberian bantuan agar ke depan mereka bisa lebih mempersiapkan lagi, disusun konsepnya, bisa permodalan lanjutan, diklat dan lain-lain,” ujar Gania.

Baca Juga:   Terungkap, Wanita yang Tewas di Depan Pertokoan Cileungsi Adalah Warga Garut

Ia berharap bantuan yang dikucurkan dari APBD Garut tahun 2022 itu bisa memberikan manfaat bagi pelaku usaha untuk digunakan membeli bahan baku kedelai atau biaya lainnya untuk operasional usaha. Adanya program bantuan dana maupun pelatihan usaha, kata Gania, bisa memberikan manfaat bagi pelaku usaha yang akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat di Garut.

Baca Juga:   SWK Reborn: Menggairahkan UMKM Kuliner Surabaya dengan Digitalisasi dan Kreativitas Ekonomi di Era Industri 5.0

“Harapannya dapat meningkatkan ekonomi para perajin, dan pendapatan pengrajin tahu dan tempe,” tuturnya.

Gania menambahkan, bantuan subsidi usaha itu diberikan kepada perajin yang tergabung dalam paguyuban atau kelompok usaha tahu dan tempe di Garut. Bantuan itu ditransfer langsung dari pemerintah daerah kepada pemilik usaha tahu tempe yang selanjutnya dapat digunakan untuk kegiatan usaha. (ROL)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *