Berita

Ramffest 2026 Digelar di Garut Plaza, Pemkab Garut Dorong Kebangkitan Pusat Belanja Legendaris

×

Ramffest 2026 Digelar di Garut Plaza, Pemkab Garut Dorong Kebangkitan Pusat Belanja Legendaris

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, membuka gelaran Ramadan Fashion Festival (Ramffest) Tahun 2026 di Lantai 2 Garut Plaza (GP), Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026).

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut berupaya menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Garut Plaza melalui sentuhan ekonomi kreatif. Upaya tersebut ditandai dengan pembukaan Ramadan Fashion Festival (Ramffest) 2026 oleh Wakil Bupati Garut Putri Karlina di Lantai 2 Garut Plaza (GP), Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengangkat kembali denyut aktivitas di pusat perbelanjaan yang pernah menjadi ikon belanja masyarakat Garut tersebut.

Dalam sambutannya, Putri Karlina mengenang Garut Plaza sebagai pusat hiburan dan belanja yang pernah menjadi pilihan utama warga di masa lalu. Namun, ia mengakui bahwa kondisi pusat perbelanjaan tersebut kini menghadapi tantangan besar akibat perubahan pola perdagangan.

Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para pedagang yang tetap bertahan menjalankan usaha di tengah situasi yang tidak mudah.

“Cuman saya melihat ada semangat yang luar biasa harus diapresiasi dari teman-teman Garut Plaza. Sayang orang semangat jualan, tidak mengganggu kepentingan publik, dagangnya di sini, bukan di pinggir jalan,” ujar Putri.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siapkan Pelbagai Hal Terkait Peningkatan Ekonomi Berbasis Lingkungan Hijau

Menurutnya, perubahan besar dalam pola perdagangan—terutama dengan berkembangnya platform digital seperti TikTok Shop dan berbagai e-commerce—menuntut para pedagang untuk beradaptasi dengan cara baru dalam memasarkan produk.

Ia menekankan bahwa pedagang tidak bisa hanya menunggu pembeli datang, tetapi perlu mengevaluasi strategi penjualan agar tetap kompetitif.

“Sekarang pola perdagangan sudah jauh berbeda. Pedagang juga harus mengevaluasi kenapa dagangannya tidak laku dan mencari solusi,” katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut melalui Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) akan memberikan pendampingan dan suntikan kreativitas bagi para pelaku usaha di Garut Plaza, khususnya dalam hal pemasaran dan inovasi produk.

Sementara itu, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, menjelaskan bahwa Ramffest 2026 yang digelar pada 5–6 Maret merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213.

Baca Juga:   Ramadan Festival 2026 Dipusatkan di Garut Plaza, Bupati Siapkan 500 Lapak dan Layanan Publik Gratis

Selain bazar produk, kegiatan utama dalam festival ini adalah fashion show yang bertujuan menjaring talenta di bidang desain dan busana dari Kabupaten Garut.

“Penjaringan melalui fashion show ini diharapkan tidak sekadar kegiatan sesaat. Talenta yang terpilih nantinya akan dibina lebih lanjut oleh dinas terkait sebagai potensi prestasi daerah,” kata Dedy.

Perwakilan pengelola Garut Plaza, Aris Nurramdani, menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi pusat perbelanjaan tersebut. Ia menyebut momentum festival ini sebagai titik balik bagi kebangkitan Garut Plaza.

Menurut Aris, saat ini terdapat sekitar 487 pedagang aktif di Garut Plaza yang sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Garut.

Baca Juga:   Strategi A&W Indonesia hadirkan Spicy Chicken Chunks™ di bulan Ramadan 2025

“Di Garut Plaza ada berbagai produk unggulan, mulai dari tekstil, fashion kekinian, handphone, hingga perhiasan dan emas. Mereka adalah wajah ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Garut Plaza kini terus berbenah dan siap menjadi ruang kegiatan publik, baik untuk agenda pemerintahan maupun komunitas.

Selain kegiatan ekonomi dan fashion show, Ramffest 2026 juga menghadirkan berbagai layanan publik dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Beberapa di antaranya meliputi pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Gelar Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah pelayanan publik lainnya bagi masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *