GOSIPGARUT.ID — Dua pemuda berinisial MBS (19) dan S, warga Garut Kota, diamankan Tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polres Garut setelah diduga membawa senjata tajam jenis celurit dan berkendara secara ugal-ugalan di kawasan Jalan Guntur, Pasar Mawar, Kabupaten Garut, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 03.12 WIB.
Penindakan dilakukan setelah petugas yang tengah melaksanakan patroli preventif menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya pengendara yang membawa senjata tajam dan membahayakan pengguna jalan lainnya di kawasan tersebut.
Merespons laporan itu, personel Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut segera bergerak menuju lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mengamankan kedua pemuda beserta sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario berwarna biru, satu bilah senjata tajam jenis celurit, serta satu botol minuman keras tradisional jenis ciu.
Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto, mengatakan, respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan terjadi gangguan kamtibmas.
“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Kehadiran Patroli Presisi di lapangan bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Ardiyanto.
Ia menjelaskan, patroli preventif rutin digelar untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminal maupun aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Setelah diamankan, kedua pemuda tersebut menjalani pembinaan sebelum dibawa ke Polsek Tarogong Kidul guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Melalui patroli dialogis dan preventif yang dilakukan secara berkala, kepolisian berharap potensi tindak kejahatan dapat dicegah sejak dini sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. ***



.png)












