Berita

Susuri 32 Km Jalan Rusak Cimahi–Cikarang, Bupati Garut Jajal Medan Ekstrem demi Usulan Inpres Jalan Desa

×

Susuri 32 Km Jalan Rusak Cimahi–Cikarang, Bupati Garut Jajal Medan Ekstrem demi Usulan Inpres Jalan Desa

Sebarkan artikel ini
Menunggang mobil dinasnya, Bupati Garut Abdysy Syakur Amin melakukan perjalanan ekstrem di atas jalan rusak antara Desa Cimahi (Kecamatan Caringin) menuju Desa Cikarang dan Pamalayan (Kecamatan Cisewu) pada Selasa (3/3/2026).

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 32 kilometer di jalur rusak yang menghubungkan Desa Cimahi, Kecamatan Caringin, dengan Desa Cikarang dan Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Selasa (3/3/2026).

Perjalanan dilakukan menggunakan mobil dinas G1 dengan melintasi medan berat, mulai dari jalan berlubang, berbatu, hingga kontur tanah yang tidak rata. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga.

Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail, jajaran PUPR, serta Camat Caringin Ujang Kuswara. Di tengah perjalanan, rombongan singgah di Kantor Desa Cikarang dan diterima Kepala Desa Ruhimat bersama warga setempat.

Baca Juga:   Rahasia Kreativitas Terungkap! MAXY Academy Gelar Webinar Gratis untuk Buka Pola Pikir Inovatif

Abdusy Syakur Amin mengatakan, penelusuran jalur tersebut merupakan bagian dari survei lapangan sebagai dasar pengajuan pembangunan melalui program Instruksi Presiden Jalan Desa (IJD).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin sempat singgah di Kantor Desa Cikarang, disambut Kepala Desa Ruhimat dan warga setempat.

“Siang hari ini, Selasa 3 Maret, saya bersama Pak Kadis PUPR, Pak Kabid, dan Camat Caringin sedang menelusuri jalan dari Cimahi ke Cikarang. Kita akan lanjutkan sampai ke sana. Tujuannya untuk survei rencana pembangunan jalan ini melalui program Inpres Jalan Desa,” ujar Syakur.
Baca Juga:   Bupati Garut Diminta Terbitkan Perbup Mewajibkan Ketua RT-RW Berpendidikan Minimal SLTA Sederajat

Ia menilai, kondisi jalan yang ada saat ini cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius. Selain medannya berat, akses tersebut menjadi penghubung penting antarwilayah, termasuk bagi masyarakat Pamalayan menuju Cimahi.

Menurut Syakur, apabila jalan itu dibangun dengan konstruksi yang lebih baik, waktu tempuh warga akan berkurang signifikan. Dampaknya tidak hanya pada mobilitas masyarakat, tetapi juga distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

“Ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kalau jalannya bagus, waktu tempuh akan jauh lebih singkat, mobilitas orang dan barang juga lebih cepat,” katanya.

Baca Juga:   Apel di Puskesmas Cisompet, Bupati Garut Minta Layanan Kesehatan Lebih Responsif dan Humanis

Ia berharap hasil survei tersebut dapat memperkuat usulan agar pembangunan jalan Cimahi–Cikarang bisa direalisasikan melalui skema IJD. Pemerintah Kabupaten Garut, lanjut dia, akan menindaklanjuti hasil peninjauan dengan kajian teknis dari Dinas PUPR.

“Mohon doanya semoga rencana ini bisa berjalan lancar dan terealisasi,” ucap Syakur. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *