Berita

Santri Pasundan Siap Teken Kerja Sama dengan BNN, Perkuat Program P4GN Berbasis Komunitas

×

Santri Pasundan Siap Teken Kerja Sama dengan BNN, Perkuat Program P4GN Berbasis Komunitas

Sebarkan artikel ini
Jajaran pimpinan Santri Pasundan melakukan pertemuan dengan BNN dalam rangka mematangkan kerjasama program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

GOSIPGARUT.ID — .Pimpinan Pusat Santri Pasundan menyatakan kesiapan menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Wakil Ketua Pimpinan Pusat Santri Pasundan, Yusuf Al-Purqon, mengatakan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kepala BNN Suyudi Ario Seto dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Menurut Yusuf, kolaborasi tersebut menjadi bentuk komitmen Santri Pasundan dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba, khususnya melalui pendekatan keagamaan dan pemberdayaan komunitas.

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat masyarakat. Masjid, sekolah, keluarga, dan ruang digital adalah garda terdepan dalam membangun kesadaran kolektif,” ujar Yusuf dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, sejumlah usulan yang diajukan Santri Pasundan merupakan bagian integral dari strategi P4GN berbasis tren serta program BNN tahun 2025.

Baca Juga:   Santri Pasundan Bertemu Airlangga Hartarto, Bicarakan Soal Agenda 2024?

Pertama, penguatan pencegahan di tingkat rukun warga (RW). Program ini mencakup pendidikan, sosialisasi, serta imbauan dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan, termasuk di masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Kedua, optimalisasi komunikasi digital untuk menjangkau generasi muda. Santri Pasundan mendorong penyampaian pesan pencegahan melalui media sosial dengan pendekatan religius dan bahasa yang mudah dipahami.

“Penanaman nilai-nilai agama dapat membangun filter internal yang kuat. Individu yang aktif secara spiritual dan terlibat dalam komunitas keagamaan cenderung memiliki ketahanan diri lebih baik terhadap bujukan narkoba,” kata Yusuf.

Ketiga, pelaksanaan deteksi dini secara rutin di sekolah, tempat kerja, dan lingkungan masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk memantau potensi penyalahgunaan sejak awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Santri Pasundan juga menyoroti pentingnya peran orangtua dalam pencegahan. Edukasi mengenai jenis dan bahaya narkoba perlu dipahami keluarga agar orangtua dapat memberikan informasi yang benar kepada anak.

Baca Juga:   Sekda Garut Deni Suherlan Meninggal Dunia, Selama Ini Tak Dikabarkan Sakit

Sementara itu, bagi individu yang telah terpapar narkotika, Santri Pasundan menekankan pendekatan rehabilitasi sebagai prioritas utama. Rehabilitasi dipandang sebagai proses medis dan sosial untuk memulihkan kondisi fisik dan mental, sekaligus mengembalikan individu agar dapat berfungsi kembali di tengah masyarakat.

Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi dan tidak sekadar dihukum.

Penegasan tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan pecandu sebagai korban yang harus dipulihkan, di samping tetap melakukan penindakan tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.

Melalui kerja sama ini, Santri Pasundan dan BNN berharap program P4GN semakin luas menjangkau komunitas akar rumput dan generasi muda, sehingga tercipta ketahanan sosial yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman narkoba.

Baca Juga:   Bantuan Pesantren Garut Dipotong, Santri Pasundan Minta APH Bongkar Mafia Anggaran di Kemenag

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Dr. Putu Putera Sadana, Direktur Peran Serta Masyarakat Drs. Yuki Ruchimat, serta Direktur Pencegahan Irjen Pol. Drs. M. Zainal Muttaqien.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Santri Pasundan yang hadir antara lain Dr. Ing HM Yusuf Sahroni selaku Dewan Pembina, Dr. Husain sebagai Dewan Penasehat, Asep Lukman dan dr. H. Nova selaku Wakil Ketua, Firman Yusup sebagai Bendahara Umum, Azizi Rochman sebagai Wakil Ketua, serta Yusup Al-Furqon selaku Wakil Ketua. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *