GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut siap menggelar kompetisi bola voli terbesar tingkat daerah, Liga Desa Piala Bupati Garut 2026. Turnamen voli indoor ini dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 9 September 2026 di GOR Cikuray, Kompleks SOR RAA Adiwijaya, Garut.
Ajang tahunan ini dirancang sebagai momentum krusial untuk mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh kecamatan, sekaligus mengakselerasi pembinaan dan perkembangan olahraga bola voli di level akar rumput Kabupaten Garut.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Garut, Agus Barkah, mengonfirmasi bahwa turnamen ini akan melibatkan 84 tim, yang terbagi rata menjadi 42 tim putra dan 42 tim putri. Seluruh kontestan bukan merupakan tim sembarangan, melainkan para jawara yang telah lolos kualifikasi di tingkat kecamatan masing-masing.
”Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat sportivitas, persaudaraan, serta memberikan ruang bagi atlet-atlet bola voli daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar pria yang akrab disapa Abar tersebut.
Mengusung tema “Junjung Prestasi, Jaga Sportivitas”, Liga Desa Piala Bupati Garut 2026 diproyeksikan menjadi wadah pembinaan berjenjang yang terstruktur. Seleksi ketat dari level desa dan kecamatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang siap memperkuat Garut di kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua PBVSI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Garut untuk hadir memadati arena pertandingan dan memberikan dukungan moral secara langsung kepada para atlet yang bertanding membela daerahnya.
Untuk menjangkau antusiasme publik secara luas, panitia memastikan akses bagi para penonton dibuka secara bebas tanpa pungutan biaya. Langkah ini diambil demi menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus memasyarakatkan olahraga voli.
”Masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara langsung karena penonton tidak dipungut biaya alias gratis,” kata Abar.
Kehadiran ribuan pendukung dari 42 kecamatan diprediksi akan menyemarakkan GOR Cikuray selama sembilan hari penyelenggaraan. Momentum ini diharapkan tidak hanya menguji ketangguhan fisik dan taktik para atlet, tetapi juga mempererat solidaritas warga antarkecamatan di Kabupaten Garut melalui semangat olahraga. (Yuyus)



.png)










