Berita

Jalan Talegong–Selaawi Rusak Lagi Usai Diperbaiki, Kadis PUPR Garut: Itu Penanganan Sementara untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

×

Jalan Talegong–Selaawi Rusak Lagi Usai Diperbaiki, Kadis PUPR Garut: Itu Penanganan Sementara untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan Talegong -- Selawi yang rusak lagi usai diperbaiki beberapa hari.

GOSIPGARUT.ID — Video keluhan seorang pria terkait kondisi jalan kabupaten ruas Talegong–Desa Selaawi yang kembali rusak setelah diperbaiki, beredar di media sosial dan menuai beragam tanggapan warganet.

Dalam video tersebut, pria itu menyoroti kualitas perbaikan jalan yang disebutnya baru bertahan beberapa hari. Ia mempertanyakan kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut serta kualitas material yang digunakan.

“Baru dua hari sudah rusak lagi. Ini aspalnya pakai apa? Kualitas apa ini?” ujar pria dalam video tersebut.

Baca Juga:   Warga Limbangan Adukan Subkontraktor Pabrik Sepatu ke Polisi

Ia juga menyinggung penggunaan anggaran dan meminta pemerintah daerah lebih serius dalam menangani infrastruktur jalan kabupaten.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, memberikan klarifikasi melalui grup WhatsApp “Bianglala Pagi” yang dilihat GOSIPGARUT.ID Jumat (27/6/2026).

Agus menjelaskan bahwa pekerjaan di ruas Talegong–Selaawi merupakan penanganan sementara atas usulan masyarakat setempat. Menurut dia, kondisi jalan, khususnya pada tanjakan, sudah lama rusak parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Izin klarifikasi, pekerjaan itu adalah penanganan sementara atas usul masyarakat karena kondisi jalan/tanjakan yang sudah parah lama tidak tertangani,” ujar Agus dalam keterangannya.

Baca Juga:   Welcome English 1! Transformasi EF Kids & Teens yang Siap Dukung Masa Depan Anak

Ia menyebutkan, perbaikan dilakukan menggunakan agregat dan lapis penetrasi (lapen) untuk mengurangi risiko kecelakaan, sambil menunggu pelaksanaan pekerjaan permanen pada 2026.

Agus menambahkan, proyek penanganan permanen untuk ruas tersebut belum dapat dimulai karena masih dalam tahap sinkronisasi perencanaan dan pengadaan.

“Kita lakukan penanganan dengan agregat dan lap penetrasi untuk mengurangi risiko kecelakaan karena pekerjaan 2026 masih belum bisa dimulai, masih dalam tahap sinkronisasi perencanaan dan pengadaan,” katanya.

Baca Juga:   1000 Lebih Pasutri di Garut Belum Miliki Akta Nikah, Pemkab Sudah Fasilitasi 513 Lewat Isbat

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat di wilayah tersebut memahami kondisi tersebut dan mendukung langkah penanganan sementara yang dilakukan.
“Alhamdulillah masyarakat di sana sangat memahami, memaklumi, dan mendukung,” tutur Agus.

Pemerintah Kabupaten Garut, lanjut dia, berkomitmen melakukan penanganan lebih optimal pada tahun anggaran mendatang agar kondisi jalan dapat lebih tahan lama dan nyaman dilalui masyarakat. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *