GOSIPGARUT.ID — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut melalui Unit I Tipidter melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap bantuan pangan pemerintah di sejumlah lokasi penyimpanan dan distribusi pada Jumat (05/12/2025). Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat berjalan lancar, berkualitas, dan bebas dari penyimpangan.
Kegiatan pengawasan tersebut dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Metrologi Kabupaten Garut, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut. Tim gabungan mendatangi beberapa titik penting, yakni Gudang Bulog Sukagalih, Gudang CV. Fariz Jaya, dan Gudang CV. Kamojang Mas.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menyatakan bahwa pengecekan difokuskan pada empat aspek utama: ketersediaan stok, kualitas beras, kesiapan distribusi, serta potensi penyimpangan yang dapat menghambat penyaluran bantuan.
“Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai langkah preventif agar bantuan pangan pemerintah dapat diterima masyarakat sesuai ketentuan. Kami memastikan stok aman, kualitas terjaga, dan tidak ada penyimpangan dalam proses pengiriman maupun penyimpanan,” ujar AKP Joko.
Tim di lapangan juga melakukan koordinasi dengan pengelola gudang untuk memastikan proses logistik berjalan tertib dan tepat sasaran. Hal ini penting mengingat bantuan pangan menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah.
Polres Garut menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan berkala bersama instansi terkait. Upaya ini diharapkan dapat mencegah potensi pelanggaran yang merugikan masyarakat sekaligus memastikan distribusi bantuan pangan berlangsung transparan dan akuntabel.
Masyarakat pun diimbau segera melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan. ***



.png)











