GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut membuka peluang besar bagi Klinik Utama Rotinsulu Dr. H. A. Rotinsulu Garut untuk naik kelas menjadi rumah sakit paru. Dorongan itu muncul seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan minimnya fasilitas rujukan di daerah berpenduduk 2,8 juta jiwa tersebut.
Sekretaris Daerah Garut, Nurdin Yana, menegaskan bahwa keberadaan klinik paru ini menjadi titik penting bagi penguatan layanan kesehatan khususnya untuk penyakit paru, Tuberkulosis (TB), dan pelayanan rujukan lainnya.
“Melihat persebaran penyakit yang ada di Kabupaten Garut, kalau ini jadi rumah sakit tentu stakeholder akan bertambah. Bahkan bisa mendukung percepatan penanganan AKI dan AKB yang masih cukup tinggi,” kata Nurdin.
Ia menambahkan, ketersediaan lahan seluas tiga hektar di bagian belakang klinik membuka peluang bagi perluasan bangunan, penambahan fasilitas, hingga peningkatan kapasitas layanan di masa depan.
Keberhasilan Pengobatan TB Capai 97%, Kolaborasi Dinilai Efektif
Direktur Utama RS Paru Rotinsulu, drg Tri Fajari Agustini, menyebut kerja sama antara RS Paru Rotinsulu dan Pemkab Garut sudah menunjukkan hasil yang signifikan. Salah satunya terlihat dari capaian pengobatan TB yang berlangsung di Klinik Rotinsulu Garut.
“Pada tahun 2024, angka keberhasilan pengobatan TB di klinik ini mencapai 97%, menjadi salah satu capaian tertinggi. Kolaborasi ini memperkuat komitmen menghadirkan layanan paru yang unggul, menyeluruh, dan terintegrasi,” ujar Tri.
Ia menargetkan, pada 2029 nanti, sedikitnya 50 persen dari upaya eliminasi TBC tingkat daerah dapat terselesaikan melalui layanan klinik dan kolaborasi lintas sektor.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menjelaskan bahwa sinergi antara Klinik Rotinsulu, puskesmas, dan komunitas TB telah membawa Dinkes Garut menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai notifikasi TBC terbaik.
“Terus terang kami sangat bahagia mendapat penambahan fasilitas rujukan seperti ini. Kehadirannya sangat menunjang kinerja kami dalam penanganan TB,” ujar Leli.
Fasilitas Lengkap, Fokus pada Layanan Paru
Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu Garut menjadi salah satu fasilitas kesehatan pertama di Kabupaten Garut yang memiliki layanan unggulan khusus paru. Sejumlah fasilitas yang dapat diakses masyarakat meliputi:
Poli umum
Poli penyakit dalam
Poli penyakit paru
Poli patologi anatomi
Radiologi
Laboratorium
Layanan kesehatan pendukung lainnya
Selain itu, klinik ini telah dirancang dengan standar layanan terpadu sehingga proses diagnosis hingga pengobatan pasien paru, termasuk TB, dapat berjalan lebih efektif.
Jam Layanan Klinik
Jam Pendaftaran Pasien:
Senin–Jumat: 07.30–12.30 WIB
Jam Pelayanan Pasien:
Senin–Kamis: 07.30–16.00 WIB
Jumat: 07.30–16.30 WIB
Dengan hadirnya klinik paru yang modern dan representatif ini, masyarakat Garut tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan spesialis paru. Klinik Rotinsulu Garut menawarkan akses yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih terintegrasi — sebuah langkah penting menuju peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Kehadiran klinik paru ini sekaligus menjadi modal awal bagi Pemkab Garut dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan, termasuk rencana pengembangan menjadi rumah sakit paru di masa mendatang. ***



.png)











