Berita

Jasad Remaja yang Hilang di Pantai Jayanti Akhirnya Ditemukan, Nelayan Menjadi Kunci Penemuan

×

Jasad Remaja yang Hilang di Pantai Jayanti Akhirnya Ditemukan, Nelayan Menjadi Kunci Penemuan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Tewas tenggelam.

GOSIPGARUT.ID — Upaya pencarian remaja asal Kabupaten Bandung yang hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Kabupaten Cianjur bersama petugas gabungan menemukan jasad Hafidz (15) pada Selasa (2/12/2025) dini hari, setelah menerima laporan titik lokasi dari sejumlah nelayan setempat.

Kepala SAR Cianjur, Andhika Zein, mengatakan bahwa pencarian memasuki hari kedua dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari, dengan menyusuri area tengah dan pinggir pantai menggunakan perahu karet. Radius penyisiran diperluas hingga satu kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.

“Selasa dini hari kami mendapat laporan lokasi korban dari sejumlah nelayan, sehingga petugas melakukan pencarian dan akhirnya menemukan jasad korban,” ujar Andhika, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga:   Sampai Hari Ketiga Pencarian, Pendaki yang Hilang di Gunung Guntur Belum Ditemukan

Begitu ditemukan, jasad Hafidz langsung dievakuasi ke daratan dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk proses visum. Usai pemeriksaan, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Bandung.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian di Pantai Jayanti resmi dihentikan. Petugas gabungan kemudian digeser untuk misi lain, yakni mencari seorang anak SD yang dilaporkan hanyut terbawa arus sungai di Kecamatan Cikalongkulon.

Baca Juga:   Polisi Putarbalikkan Arah Sejumlah Kendaraan Pemudik di Garut

“Pencarian dihentikan karena jasad korban sudah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ini petugas gabungan digeser ke Kecamatan Cikalongkulon guna misi pencarian lain,” lanjut Andhika.

Sebelumnya, Hafidz dilaporkan hilang pada Minggu petang. Ia berenang bersama empat rekannya di bibir Pantai Jayanti ketika ombak tiba-tiba meninggi. Empat temannya berhasil menyelamatkan diri, namun Hafidz terseret arus ke tengah laut. Upaya pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil, sehingga pada hari kedua radius operasi diperluas karena dugaan bahwa tubuh korban terbawa arus lebih jauh.

Baca Juga:   Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2025: Mendukung Transformasi Pengadaan Berkelanjutan di Indonesia

Penemuan jasad Hafidz berkat laporan para nelayan menjadi penutup duka tragedi yang menyisakan peringatan bagi para wisatawan agar lebih waspada terhadap kondisi gelombang di Pantai Jayanti yang dikenal memiliki arus kuat. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *